Breaking News:

Ledakan di Beirut

Dubes RI di Lebanon Hajriyanto Y Thohari : Ada 1.447 WNI di Beirut Dalam Kondisi Aman

Dubes RI di Lebanon Hajriyanto Y Thohari mengatakan, lokasi ledakan berdekatan dengan Downtown Beirut dan berjarak sekitar 7km dari KBRI Beirut.

Editor: Dian Anditya Mutiara
Kolase foto Tribunnews/Twitter
Dubes RI di Lebanon Hajriyanto Y Thohari mengatakan WNI yang ada di sekitar kejadian ledakan sudah aman dan tak ada korban jiwa 

WARTAKOTALIVE.COM -  Pada hari Selasa (4/8/2020), telah terjadi  ledakan sangat besar di Port of Beirut  Lebanon pukul 18.02 Waktu Setempat, yang mengakibatkan korban meninggal dan luka-luka.

Dikutip dari halaman Kementerian Luar Negeri RI, Pemerintah telah menyampaikan simpati kepada Pemerintah Lebanon dan juga belasungkawa kepada keluarga korban.

Dalam siaran persnya, Dubes RI di Lebanon Hajriyanto Y Thohari mengatakan, lokasi ledakan berdekatan dengan Downtown Beirut dan berjarak sekitar 7km dari KBRI Beirut.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi penyebab ledakan.

Ledakan di Beirut Mirip dengan Bom Nuklir Bahkan Lebih Dasyat dari Bom Hiroshima

Seorang pria di dekat lokasi ledakan di Pelabuhan di Lebanon

Salah satu korban luka adalah WNI yang telah berhasil dikontak KBRI dan saat ini dalam kondisi stabil serta dapat berkomunikasi dengan baik.

Seorang WNI yang sedang di karantina di RS Rafiq Hariri, Beirut, yang tidak jauh dari lokasi ledakan, juga sudah terkonfirmasi aman.

Berdasarkan pengecekan terakhir seluruh WNI dalam keadaan aman dan selamat.

Dalam catatan KBRI Beirut, terdapat 1.447 WNI, 1.234 diantaranya adalah Kontingen Garuda dan 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa.

KBRI akan terus melakukan pendampingan kepada yang bersangkutan hingga pulih.

KBRI Beirut juga melakukan koordinasi dengan otoritas setempat dan melakukan pengecekan kepada WNI lainnya yang berada di Beirut.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved