Berita Kriminal
Anggota BNN Gadungan Peras Warga untuk Bayar Utang
Saat penangkapan, ditemukan pula satu kartu tanda anggota TNI dari tangan pelaku
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, CAWANG-- Seorang anggota BNN gadungan yang nekat menculik dan memeras warga bernama Adis mengaku nekat menjalankan aksinya lantaran terlilit utang.
Adis yang ditanyai awak media mengaku jumlah utang yang harus dibayarkannya berkisar Rp 100 miliar.
"Karena punya hutang Rp 100 miliar," singkat Adis kepada awak media di kantor BNN, Jakarta Timur, Rabu (5/8/2020).
Namun, ia enggan menjelaskan alasannya memiliki utang hingga Rp 100 miliar. Meski begitu, ia bersama 3 orang rekannya yang lain yakni Lucky, Rizki, dan Dika (sebelumnya ditulis Silva), telah memeras warga sebanyak 2 kali.
• Sosok Aparat Koboi Lukai Leher Pemuda Nias di Tangerang Ternyata Oknum Anggota TNI, Ini Kata Polisi
• Pemuda Asal Nias Korban Aksi Koboi Oknum Aparat di Tangerang Dirawat Intensif, Lehernya Tertembak
"Sudah dua kali, dapat Rp 15 juta yang," ucapnya.
Diduga Juga Palsukan Kartu Identitas TNI
Sementara itu, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, Adis diduga tak hanya memalsukan identitas anggota BNN.
Saat penangkapan, ditemukan pula satu kartu tanda anggota TNI dari tangan Adis.
"Ada kartu anggota (Koramil), nanti kami pertegas lagi apakah asli atau tidak," kata Arman.
Arman belum bisa memastikan apakah kartu tanda anggota TNI tersebut asli atau pasli, karena, dari pemeriksaan pelaku tak ditemukan barang bukti narkoba.
• VIDEO: Empat Anggota BNN Gadungan Peras Orang Tua Hingga Rp 50 Juta
Arman menuturkan penetapan tersangka keempat pelaku dan pengusutan pemalsuan kartu anggota ditangani Satreskrim Polrestro Depok.
"Penanganan dilakukan Polrestro Depok seusai lokasi kejadian dan penculikan terjadi. Karena setelah pemeriksaan tak ditemukan barang bukti narkoba," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anggota-bnn-gadungan.jpg)