Ganjil Genap Jakarta

Ada 284 Kendaraan Diberhentikan saat Sosialisasi Ganjil Genap di Jakarta Pusat, Besok Tilang Berlaku

Pembelakuan sistem ganjil genap mulai diterapkan sejak Senin (3/8) hanya saja belum dilakukan tindakan tilang bagi para pelanggar,

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah petugas kepolisian dan Dishub DKI tengah melakukan sosialisasi ganjil genap di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) sekaligus membagikan masker gratis. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMAYORAN - Pembelakuan sistem ganjil genap mulai diterapkan sejak Senin (3/8), hanya saja belum dilakukan tindakan tilang bagi para pelanggar.

Sebab selama tiga hari itu dilakukan sosialisasi.

Selama sosialisasi berlangsung khususnya di Jakarta Pusat hingga Rabu (5/8), sebanyak 284 kendaraan diberhentikan karena melanggar aturan ganjil genap dan diberikan sosialisasi oleh petugas.

Polisi Irit Bicara Ditanya Kasus Penyekapan dan Perampokan di Warung Kawasan Ciracas, Ini Katanya

"Kalo dilihat dari pertama sosialisasi jumlah pelanggar yang kami berhentikan dan kita lakukan sosialisasi mengalami penurunan, karena memang masyarakat sudah paham dan aturan ini bukan aturan baru," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik, Rabu (5/8/2020).

Lilik mengabarkan di hari pertama pemberlakuan ganjil genap di massa PSBB transisi terdapat 127 kendaraan yang diberhentikan, pada hari kedua didapati sebanyak 98 kendaraan, dan di hari ketiga di tercatat ada 59 kendaraan.

"Artinya mereka ini sudah paham aturan ganjil genap, karena kita lihat memang selama tiga hari itu, jumlah pelanggar mulai turun, tapi kami berikan sosialisasi kepada mereka," katanya.

Hati-hati, Jangan Remehkan OCD karena Bisa Picu Bunuh Diri, Ini Cara Sequis Mengantisipasinya

Sementara pada Kamis (6/8) besok, dikatakan Lilik, pelanggar ganjil genap akan diberikan sanksi tilang jika melanggar, sehingga ia harapkan masyarakat dapat menyesuaikan jadwal aturan ganjil genap.

Lilik menyebut, jika pemantauan ganjil genap dilakukan seperti biasa oleh petugas kepolisian di beberapa traffic light yang masuk jalur ganjil genap, sedangkan di area yang terdapat CCTV tidak dijaga oleh petugas.

"Kalo untuk pengawasan dan penindakan seperti biasanya. Tapi kalo yang ada camera kita tidak melakukan penindakan karena sudah pasti kena kamera gage. Kalau yang belum ada camera baru kita melakukan penindakan," ujarnya.

Sri Lestari Terpaksa Pinjam Ponsel Ommnya Setiap Sekolah Online, Ini Pengakuannya

Sebelumnya diketahui, Pemrov DKI memperlakukan sistem ganjil genap yang berlaku pada 3 Agustus 2020 hanya diterapkan pada jam tertentu yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved