Ganjil Genap Jakarta

284 Kendaraan Diberhentikan saat Sosialisasi Aturan Ganjil Genap di Jakarta Pusat

Saat diberlakukan kembali aturan ganjil genap di Jakarta Pusat, petugas memberhentikan 284 kendaraan karena melanggar aturan tersebut.

WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Petugas membagikan bendera ketika melakukan sosialisasi ganjil genap di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (5/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMAYORAN - Penerapan aturan ganjil genap mulai diberlakukan sejak Senin (3/8/2020). Namun, tidak ada tindakan tilang bagi pelanggar aturan ganjil genap.

Pasalnya, selama tiga haris sejak diberlakukan aturan tersebut masih tahap sosialisasi kepada pengguna kendaraan.

Selama sosialisasi berlangsung khususnya di Jakarta Pusat hingga Rabu (5/8/2020), sebanyak 284 kendaraan diberhentikanpetugas.

Mereka melanggar aturan ganjil genap. Kemudian, petugas melakukan sosialisasi aturan ganjil genap kepada pengendara.

VIDEO: Sosialisasi Ganjil Genap di Jakarta Utara, Petugas Bagikan Bendera dan Bunga ke Pengendara

Dampak Ganjil Genap, Jumlah Penumpang Angkutan Umum di Jakarta Naik 3-20 Persen

"Kalau dilihat dari pertama sosialisasi jumlah pelanggar yang kami berhentikan dan kita lakukan sosialisasi mengalami penurunan, karena memang masyarakat sudah paham dan aturan ini bukan aturan baru," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Lilik, Rabu (5/8/2020).

Lilik mengatakan, pada hari pertama pemberlakuan ganjil genap massa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi  terdapat 127 kendaraan yang diberhentikan.

Pada hari kedua didapati sebanyak 98 kendaraan, dan di hari ketiga di tercatat ada 59 kendaraan.

"Artinya mereka ini sudah paham aturan ganjil genap, karena kita lihat memang selama tiga hari itu, jumlah pelanggar mulai turun, tapi kami berikan sosialisasi kepada mereka," katanya.

DPRD DKI Jakarta Minta Anies Baswedan Kaji Ulang Kebijakan Ganjil Genap Kendaraan Pribadi

Hari Pertama Sistem Ganjil Genap di Jakarta Utara, Banyak Pengemudi Ditegur Petugas, Ini Kata Polisi

Sedangkan pada Kamis (6/8/2020) esok hari, kata Lilik,  pelanggar ganjil genap akan diberikan sanksi tilang jika melanggar.

Dia berharap, masyarakat dapat menyesuaikan jadwal aturan ganjil genap.

Lilik mengatakan,  pemantauan ganjil genap dilakukan seperti biasa oleh petugas kepolisian di beberapa traffic light di ruas jalan ganjil genap..

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved