Breaking News:

Viral Medsos

Kemenristek Beri Peringatan Keras untuk Hadi Pranoto, Siapa Sebenarnya Sosok yang Menghebohkan Ini?

Kemenristek/BRIN memberikan klarifikasi terkait keriuhan media sosial soal penemuan obat penyembuh dan pencegah Covid-19 oleh Hadi Pranowo.

Kolase Tribun-Timur.com
Hadi Pranoto mengklaim menemukan obat Covid-19 yang dihargai Rp 150.000 per botol yang telah ampuh sembuhkan ribuan pasien positif corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) memberikan klarifikasi terkait keriuhan media sosial soal penemuan obat penyembuh dan pencegah Covid-19 oleh Hadi Pranowo.

"Saya menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dengan isu yang menyebutkan bahwa telah ditemukan obat herbal untuk pencegahan Covid-19," ujar Prof. Ali Ghufron Mukti, Staf Ahli Menristek Bidang Infrastruktur danKetua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 melalui rilis resmi (3/8/2020).

Terlebih pernyataan tersebut tidak dikeluarkan secara resmi atau didukung instansi terkait seperti BPOM, Kemenkes, Kemenristek/BRIN atau kementerian/lembaga pemerintah lainnya.

Sebelumnya, Hadi Pranoto (mengaku sebagai pakar mikrobiologi kadang juga disebut sebagai profesor) dalam wawancara melalui kanal Youtube Anji menyatakan menemukan produk herbal Covid-19 yang diklaim sebagai obat penyembuh dan pencegah Covid-19.

Hadi Pranoto Siap Herbalnya Diuji Klinis Pemerintah, Pihak Kemenkes Tak Percaya Herbal Temuan Hadi

Disebut Sebarkan Berita Bohong Temukan Obat Corona, Anji dan Hadi Pranoto Dilaporkan ke Polda Metro

Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional memandang perlu memberikan penjelasan sebagai berikut:

1. Bukan peneliti konsorsium

Kemenristek Kemenristek/BRIN melalui Konsorsium Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Corona Virus Disease ( COVID-19) menyatakan bahwa Hadi Pranoto tidak pernah menjadi salah satu anggota peneliti Konsorsium dalam tim pengembangan herbal imunomodulator yang dibentuk oleh Kemenristek/BRIN.

2. Tidak pernah dukung uji klinis Hadi Pranowo

Kemenristek/BRIN melalui Konsorsium Riset dan Inovasi Untuk Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) dalam hal ini tidak pernah memberikan dukungan uji klinis obat herbal produksi Bio Nuswa yang diakui Hadi Pranoto telah diberikan kepada pasien di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.

Setiap pelaksanaan uji klinis harus mendapatkan persetujuan pelaksanaan uji klinis seperti oleh BPOM dan ethical clearance yang dikeluarkan oleh Komisi Etik.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved