Breaking News:

Ganjil Genap

Kritik Ganjil Genap di Tengah Pandemi Covid-19 di Jakarta, Ombudsman: Keputusan Tergesa-gesa

Ombudsman Jakarta Raya mengkritisi kebijakan Pemprov DKI Jakarta soal penerapan ganjil genap saat wabah Covid-19, mulai Senin (3/8/2020).

istimewa
ILUSTRASI Nomor polisi ganjil genap 

WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Ombudsman Jakarta Raya mengkritisi kebijakan Pemprov DKI Jakarta soal penerapan ganjil genap saat wabah Covid-19, mulai Senin (3/8/2020) pagi dan sore.

Kebijakan itu dianggap mendorong masyarakat untuk naik angkutan umum, padahal saat ini angkutan umum rentan terhadap penularan Covid-19.

“Pemberlakuan ganjil genap di tengah kenaikan angka Covid yang terus naik di Jakarta."

Otto Hasibuan: Kenapa Djoko Tjandra Ditahan?

"Merupakan keputusan yang tergesa-gesa dan tidak memiliki perspektif yang utuh tentang kebencanaan,” ujar Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya Teguh P Nugroho lewat keterangan tertulis, Senin (3/8/2020).

Menurutnya, penyelesaian kemacetan di Jakarta selama masa PSBB transisi I harus berangkat dari akar masalahnya.

Ombudsman Jakarta Raya menengarai tingginya mobilitas dari wilayah penyangga ke Jakarta, berdampak pada kemacetan karena ketidakpatuhan dari instansi pemerintah, BUMN, BUMD dan perusahaan swasta.

3 Agustus 2020, Setelah Salip Qatar, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Dekati Kanada

Salah satu ketidakpatuhan itu adalah jumlah pegawai yang bekerja dengan jumlah maksimal 50 persen dari total pegawai yang ada.

Kata dia, kebijakan yang harus diambil pemerintah adalah membatasi jumlah pelaju yang berangkat dan pulang kerja ke Jakarta.

“Itu hanya mungkin dilakukan jika Pemprov secara tegas membatasi jumlah pegawai dari Instansi pemerintah, BUMN, BUMD, dan swasta yang bekerja di Jakarta,” tutur Teguh.

Kabareskrim Sebut Djoko Tjandra Warga Negara Papua Nugini, Punya Izin Tinggal Tetap di Malaysia

Menurunya, kebijakan ganjil genap tanpa didahului pengawasan dan penindakan terhadap instansi, lembaga, dan perusahaan yang melanggar, hanya akan mengalihkan para pelaju dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved