Perjalanan Iwan Sunter Bersepeda di Himalaya: Dikagumi Orang Rusia dan Kangen Suara Azan

Dalam perjalanan bersepeda di Himalaya, Iwan Sunter punya satu kerinduan: mendengarkan suara azan.

Dok pribadi Iwan Sunter
Iwan Sunter, kuli pasar yang sukses bersepeda di pegunungan himalaya 

Iwan mengayuh sepeda di jalur kendaraan yang hanya dapat dilintasi kendaraan off road.

Jalan rusak itu masih dapat dilalui sepeda dengan cara dikayuh. Ransel berisi barang seberat 15kg diikat di rak belakang.

Spesifikasi sepeda

Dalam penjelajahan ini Iwan memakai sepeda Polygon Extrada 2.0 keluaran 2010. Sepeda itu dinamainya Coni, nama salah satu mantan pacar, setelah Iwan bercerai dengan istrinya.

Sepeda itu dilengkapi suspensi depan dan groupset standar Shimano Acera dengan 8 persepatan.

Sebelum berangkat, sproket belakang yang sudah pada rompal diganti dengan sproket 11-34t. Hanya itu part yang diganti, lainnya tetap standar.

Dengan kombinasi chain ring 42-32-22t dan sproket seperti itu, Coni sangat mumpuni menghadapi tanjakan-tanjakan terjal di pegunungan.

Soal sepeda itu, Iwan mengatakan, prinsipnya sepeda itu harus sehat untuk dipakai menjelajah jarak jauh.

“Nggak perlu mahal atau terlalu canggih, yang penting semua part sehat dan berfungsi. Jadi nggak merongrong di perjalanan,” tutur pria berkacamata minus yang membiarkan rambutnya gondrong tergerai.

Bersepeda di lereng salju menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Iwan.
Bersepeda di lereng salju menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Iwan. (Dok. pribadi)

Bikin kaget orang Rusia

Iwan terus bersepeda menyusuri jalan rusak sampai Manang (3.800m), yang merupakan titik terakhir bagi kendaraan.

Dengan kesabaran dia tempuh jalan terjal berliku di punggung gunung selama tiga hari.

Dia disarankan berhenti sehari di Manang untuk aklimatisasi. Namun karena sudah mendaki secara bertahap, dan kondisi tubuh fit, dia meneruskan pendakian menuju Thorong Pedi.

“Sebenarnya pertimbangannya juga finansial. Kalau harus menginap semalam lagi perlu uang, sementara saya masih bisa jalan, dan kondisi badan juga nggak masalah. Jadi saya lanjutkan saja perjalanan,” tuturnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved