Breaking News:

Ganjil Genap Jakarta

Jelang Penerapan Ganjil Genap, Dishub DKI Lakukan Antisipasi di Sarana Transportasi Umum

Menurut Syafrin, ada 10 koridor yang langsung bersinggungandengan ruas jalan yang ada ganjil genap.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah petugas kepolisian dan Dishub DKI tengah melakukan sosialisasi ganjil genap di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) sekaligus membagikan masker gratis. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pihaknya berupaya mengantisipasi lonjakan penumpang di transportasi umum saat pemberlakuan ganjil genap.

Salah satunya yaitu Transjakarta, dimana dalam pemberlakukan ganjil genap ini, pihaknya menambah 25 persen bus Transjakarta di sepuluh koridor yang dilewati sistem ganjil genap.

"Tercatat 69 bus di koridor satu Transjakarta pada jam sibuk. Saat ini kami tambah menjadi 76 bus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang," kata Syafrin Liputo di Bundaran Hotel Indonesia, Senin (2/8/2020).

Dikatakan Syafrin, ada 10 koridor yang langsung bersinggungandengan ruas jalan yang ada ganjil genap.

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tangerang, Tiga Orang Terluka termasuk Anak-anak

Ike Muti Sudah Klarifikasi dan Minta Maaf, Biro Pemprov DKI: Jadi Pelajaran ke Depan

Maka 10 koridor tersebut seluruh armadanya akan dilakukan penambahan sebanyak 25 persen.

Selain itu Syafrin mengatakan jika pihaknya juga akan melakukan antisipasi lonjakan di setiap Stasiun dengan menggunakan bus gratis, untuk antisipasi lonjakan, bus gratis ini pun sudah disediakan sebelumnya.

"Dari hasil pantauan kami Senin kemarin, sekarang pergerakan dari Bogor cukup landai dengan adanya bantuan bus dari Pemprov dan Pemerintah Pusat," katanya.

Syafrin mengatakan tidak ada penambahan jam operasional KRL di massa penerapan sistem ganjil genap ini, penambahan jam operasi hanya berlaku pada transportasi umum MRT.

Dirlantas Polda Metro Pastikan Ganjil Genap untuk Sepeda Motor Belum Diterapkan

Naiknya Volume Kendaraan Menjadi Salah Satu Faktor Diberlakukan Ganjil Genap

"KRL tetap karena mereka sudah beroperasi normal. Hanya MRT mulai besok kami operasikan sampai jam 10 malam," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah provinsi DKI Jakarta berencana menerapkan kembali sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap pada Senin (3/7/2020) besok.

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved