Breaking News:

Idul Adha

Serba Serbi Daging Kurban Mulai dari Penyimpanan, Pengolahan Hingga Pengempukan yang Benar

Saat pembagian daging biasanya akan berlimpah. Lalu bagaimana menyimpannya agar tahan lama?

Editor: Dian Anditya Mutiara
Warta Kota
Petugas di Istiqlal memotong daging kurban 

Namun, daging dapat dipotong-potong ukuran kecil terlebih dahulu.

Potongan daging kemudian dimasukkan ke dalam plastik bening ukuran 0,5 atau 1 kg, dimasukkan ke dalam kontainer plastik ukuran sedang, baru kemudian disimpan di dalam kulkas.

Cara Ampuh Turunkan Kolesterol Usai Makan Olahan Daging Kurban

7. Perhatikan udara dalam plastik

Udara di dalam plastik daging dapat dipakai untuk pernafasan mikroba pembusuk.

Oleh sebab itu, sebelum disimpan sebisa mungkin kurangi udara di dalam kantung plastik daging.

Pengurangan udara di dalam plastik daging dapat dilakukan menggunakan pompa vacuum daging.

Ilustrasi -- menyimpang daging dengan plastik vakum
Ilustrasi -- menyimpang daging dengan plastik vakum (Tokopedia)

Jika tidak ada, bisa pula menggunakan ember kecil atau baskom yang diisi air bersih.

Caranya, masukkan daging ke dalam plastik, lalu turunkan pelan-pelan plastik daging ke dalam air.

Permukaan air akan mendorong udara di dalam plastik daging naik ke atas.

Setelah udara habis, segera ikat plastik kantung daging tersebut agar udara tidak masuk kembali.

8. Jangan simpan langsung di freezer

Daging segar sebaiknya tidak langsung disimpan di dalam freezer.

Kejadian cold shortening (mengkeret karena beku mendadak) bisa merusak kualitas daging.

Oleh sebab itu, sebelum disimpan di dalam freezer, hendaknya daging transit terlebih dahulu di dalam cool case (kulkas atau lemari pendingin) selama 10-20 jam.

Lama penyimpanan di dalam kulkas ini tergantung performa kulkas yang kita miliki.

9. Memasak daging

Saat akan memasak daging, daging beku tidak boleh diempukkan kembali menggunakan air panas.

Air panas memang mampu dengan cepat mengempukkan kembali daging beku, namun nutrien daging (terutama protein) bisa rusak (denaturasi).

10. Pengempukan daging

Proses thawing (mengempukkan kembali daging beku) dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu fast thawing (cara cepat) dan slow thawing (cara lambat):

- Fast thawing

Fast thawing dapat dilakukan dengan meletakkan daging beku yang masih terbungkus rapat di dalam plastik ke dalam ember kosong.

Selanjutnya, letakkan ember tersebut di bawah air kran dan biarkan air mengalir kecil dan bergantian merendam daging beku.

Setelah kembali empuk, buka atau pecah plastik daging, lalu cuci-bilas daging hingga bersih.

Tiriskan daging dan siap dimasak.

- Slow thawing

Sementara itu, slow thawing dapat dilakukan dengan memindahkan daging beku dari freezer ke dalam cool case.

Biarkan suhu sejuk kulkas selama semalam (sekitar 12 jam) mengempukkan kembali daging beku menjadi segar.

Setelah kembali empuk, hendaknya daging beku segera diolah (dimasak).

Jeda waktu yang terlalu lama antara proses thawing dan pemasakan dapat menyebabkan mikroba pembusuk kembali berkembang biak dan merusak kualitas daging.

 Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Simak, Ini Tips Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Berkualitas

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved