Pendidikan

Komisioner KPAI Kirimkan Surat Terbuka untuk Kritisi Mendikbud Nadiem Soal Sekolah Negeri

Komisioner Komisi Perlndungan Anak Indonesia Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, melayangkan surat terbuka kepada Mendikbud

Kolase foto Twitter/Wartakotalive
Komisioner KPAI Retno Listyarti kirimkan surat terbuka untuk Mendikbud Nadiem Makarim, Sabtu (1/8/2020) 

Kritisi Pernyataan Nadiem Soal Sekolah Negeri Untuk Siswa Ekonomi Rendah, Komisioner KPAI Ini Layangkan Surat Terbuka

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -- Komisioner Komisi Perlndungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, melayangkan surat terbuka kepada Mendikbud Nadiem Makarim, Sabtu (1/8/2020).

Surat terbuka tertanggal 1 Agustus yang dikirim Retno itu mengkritisinya pernyataan Nadiem ke media massa yang menyebutkan bahwa sekolah negeri seharusnya diperuntukkan bagi siswa yang paling membutuhkan secara sosial ekonomi atau siswa dengan ekonomi rendah.

"Pernyataan tersebut menggambarkan dugaan kuat bahwa Mas Menteri belum memahami konstitusi Republik Indonesia," kata Retno, dalam keterangan tertulisnya di aplikasi pesan di smartphone, kepada wartawan, Sabtu (1/8/2020).

Menurut Retno Pasal 31 UUD 1945, sudah dengan sangat  jelas mengamanatkan bahwa setiap warga Negara berhak mendapat dan mengikuti pendidikan dasar, serta pemerintah wajib membiayainya.

Nadiem Minta Maaf dan Berharap NU, Muhammadiyah, dan PGRI Kembali Masuk POP

"Ini adalah tanggung jawab pemerintah ataupun Negara dalam kemajuan bangsa ini. Bahkan pemenuhan hak atas pendidikan ini pun menjadi salah satu tujuan negara RI yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945, yaifu 'Mencerdaskan kehidupan bangsa," papar Retno.

Karenanya menurut Retno, setiap warga yakni seluruh anak Indonesia, baik yang pintar maupun tidak, yang berasal dari keluarga kaya maupun miskin, dan yang disabilitas maupun yang tidak, berhak sekolah di sekolah negeri.

"Sebab sekolah negeri dibangun pemerintah dalam upaya memenuhi hak atas pendidikan tersebut. Dengan demikian semua anak Indonesia berhak belajar di  sekolah negeri," kata Retno.

Karena pernyataan Mendikbud Nadiem yang dinilai ngawur itu, Retno berinisiatif mengirimkan surat terbuka kepada Nadiem.

Surat terbuka dalam bentuk PDF kata Retno sudah dikirimkan langsung ke Nadiem melalui nomor kontak yang bersangkutan.

"Surat terbuka sudah saya kirimkan barusan ke HP Mas Menteri langsung," kata Retno.

Pasca Muhammadiyah, NU dan PGRI Mundur, Nadiem Makarim Dinilai Fadli Zon Harus Hentikan Program POP

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved