Breaking News:

Viral Medsos

Kasus 'Gilang Bungkus' yang Viral Jangan Buru-buru Dilabelkan Fetish, Ini Alasannya

Untuk memastikan seseorang dengan fetish perlu ada pemeriksaan langsung oleh para ahli kesehatan. Psikolog klinis dewasa, Nirmala Ika sependapat.

Kolase Warta Kota/Tangkap Layar Akun Twitter @m_fikris
Sosok Gilang yang disebut-sebut warganet sebagai predator fetish kain jarik atau predator bungkus kain jarik akhirnya terungkap. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mendadak nama Gilang "riuh" di media sosial, dan sempat menjadi trending di twitter.

Sambutan warganet di medsos, terutama twitter, terkait masalah permintaan Gilang kepada orang lain membungkus diri bak pocong menggunakan kain jarik dan jenis lainnya, tidak sekadar berupa tulisan, namun juga meme yang tak kalah seru dan lucu.

Perbuatan Gilang yang belakangan ramai diperbincangkan karena meminta orang lain membungkus diri bak pocong menggunakan kain jarik dan jenis lainnya belakangan dilabelkan fetish oleh orang-orang di dunia maya.

Video: Curhatan Hati Putra Siregar soal Kasusnya dengan Bea Cukai

Padahal, untuk memastikan seseorang dengan fetish perlu ada pemeriksaan langsung oleh para ahli kesehatan. Psikolog klinis dewasa, Nirmala Ika sependapat dengan hal ini.

"Harus ada pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan Gilang itu fetish atau bukan," ujar dia saat dihubungi ANTARA, Jumat (31/7/2020).

 Politikus PKS: Harus Ditindak Tegas Pembakaran Poster Bergambar Tokoh FPI Habib Rizieq

 PROSTITUSI Online, Pemesan Perempuan Artis  VS Berprofesi sebagai Pengusaha Swasta di Lampung

Nirmala mengatakan, fetish pada dasarnya merupakan ketertarikan atau rangsangan secara seksual tapi pada organ-organ atau bagian tubuh yang non-seksual atau pada benda-benda yang non-seksual.

Dia mencontohkan, seseorang dengan fetish bisa terangsang ketika melihat ibu jari seseorang, rambut atau hidung seseorang.

Dia juga bisa mendapatkan rangsangan ketika melihat benda-benda semisal sepatu, pakaian, sarung tangan dan lainnya, yang sebenarnya pada orang lain benda ini terasa biasa saja.

"Yang untuk orang lain pada umumnya mungkin hal-hal itu ya akan dilihat biasa saja," kata Nirmala.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved