Breaking News:

Kabar Senator

Nono Sampono Ajak Masyarakat Bersama Perangi Covid-19

Nono juga menegaskan bahwa saat ini tidak hanya menghadapi dan memerangi Covid-19. Stabilitas sosial ekonomi juga harus menjadi perhatian serius.

Editor: Ichwan Chasani
istimewa
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Nono Sampono turut meresmikan pusat perbelanjaan Mal Green Sedayu di Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Nono Sampono mengajak bersama  seluruh masyarak untuk disiplin melakukan protokol kesehatan dalam memutus rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Ajakan tersebut dilatarbelakangi karena jumlah positif Covid-19 telah menembus angka lebih 100 ribu. Untuk menekan angka yang bertambah dibutuhkan kerjasama dari semua lapisan.

“Masyarakat disiplin dan pemerintah tetap konsern. Selama ini kan pemerintah tetap konsern, ada gugus tugas, ada pemerintah, pemerintah daerah bekerja keras semua. Melihat itu semua dan 216 negara diseluruh duniakan kena dampak itu. 34 provinsi, 400 lebih kabupaten-kota kita harus bersama,” katanya usai meresmikan pusat perbelanjaan Mal Green Sedayu di Jakarta.

Nono juga menegaskan bahwa saat ini tidak hanya menghadapi dan memerangi Covid-19. Stabilitas sosial ekonomi juga harus menjadi perhatian serius. 

Sebab Covid-19 yang memiliki dampak yang tidak menguntungkan di berbagai sektor sosial dan ekonomi. Maka dari itu diharapkan agar bisa dapat menyelesaikan keduanya.

“Itu tidak bisa dihindari. Itu bukan hanya kita yang menghadapi masalah ini, semua negara mengalami. Kan kita punya dua persoalan, menghadapi penyakitnya itu masalah kesehatan masyarakat dan kedua dampak sosial ekonomi. Ini lebih parah lagi kalau kita tidak menyelesaikan keduanya,” katanya.

Menurut Nono, kehadiran pusat perbelanjaan Mall Green Sedayu yang terletak di Cengkareng, Jakarta menjadi salah satu upaya langkah menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.

Sehingga stabilitas dapat terjaga dengan baik dan jauh dari dampak pengaruh negatif. Tetapi diharapkan kedisiplinan dalam melakukan protokol kesehatan dapat diberlakukan dengan serius. 

“Ini salah satu upaya dalam menjawab stabilitas sosial dan ekonomi dengan catatan kita harus menyesuaikan dengan cara yang baru. Sehingga masyarakat tetap disiplin, menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan. Saya kira itu tetap harus dilakukan,” ujar Nono Sampono.

“Karena disini juga menyerap tenaga kerja, orang harus bekerja, orang harus cari hidup, kan ini simpul ekonomi juga jangan melihat ini sebagai sebuah pembangunan bersifat eksklusif. Tetapi disini orang bekerja banyak dapat gaji dan dari sini jangan dilihat yang ada di dalam saja. Diluar pagar juga ada tukang ojek, warung-warung, ada UKM akan masuk. Jadi ini simpul ekonomi,” sambungnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved