Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Sebulan Operasi, BNN Ungkap 6 Kasus dengan Total 60,63 Kg Sabu dan 1 Juta Obat Keras

"Kasus pertama merupakan sindikat perdagangan sabu di Sumut dan Aceh. Tim gabungan mengamankan tersangka berinisial MU dan MA di Binjai

warta kota
Rilis pengungkapan kasus peredaran narkoba di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (30/7/2020). 

 WARTAKOTALIVE.COM, Cawang -- Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Bea Cukai membongkar 6 kasus dalam periode Juni-Juli 2020.

Kepala BNN Komjen Heru Winarko menjelaskan sebanyak 22 tersangka dengan total barang bukti ssbanyak 60,63 kilogram sabu, 60,34 gram THC dan 1 juta tablet obat berbahaya, diamankan pihaknya.

"Kasus pertama merupakan sindikat perdagangan sabu di Sumut dan Aceh. Tim gabungan mengamankan tersangka berinisial MU dan MA di Binjai dengan barang bukti 29 bungkus dengan berat 30,256 kilogram," kata Heru di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (30/7/2020).

Pengembangan berlanjut ke wilayah Bireun, Aceh, di mana petugas menyita sebanyak 8 bungkus sabu seberat 8,67 kilogram. Sehingga total sabu yang berhasil diamankan sebanyak 38,93 kilogram.

Kasus kedua merupakan pengungkapan peredaran sabu jaringan Malaysia-Medan-Jakarta. Tersangka berinisial MT diamankan bersama barang bukti sabu seberat 4,1 kilogram di daerah Kisaran, Asahan, Sumatera Utara, pada 7 Juli 2020 lalu.

"Kasus ketiga, petugas mengamankan tersangka berinisial NUR dan SA di Terminal 3 Bandara Soetta, saat hendak mengirimkan sabu kepada ENS, pada 20 Juli 2020. Diamankan sabu seberat 1 kilogram yang disembunyikan di dalam 2 pasang sandal," tuturnya.

Sementara itu, Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan kasus keempat merupakan temuan narkoba baru yang berbentuk permen bewarna-warni.

"Permen tersebut mengandung Tetrahydrocannabinol (THC) seberat 60,34 gram. Ini asalah temuan narkoba jenis baru dan disinyalir dikirim dari negara Inggris. Pelaku berinisial AH kami amankan pada tanggal 20 Juli 2020 di kawasan Batu Ceper, Jakarta Pusat," kata Arman.

Kasus kelima pengungkapan sabu jaringan Malaysia-Aceh Utara. Petugas mengamankan tersangka berinisial IS, SY, TAR, MR dan MU dengan barang bukti sabu seberat 16,7 kilogram, pada 22 Juli 2020 lalu.

"Terakhir, petugas mengungkap sebuah clan lab di daerah Jawa Barat pada 22 Juli 2020 lalu. Lima orang tersangka kami amankan dengan total barang bukti sebanyak 1 juta butir tablet yang masuk ke dalam daftar G atau obat keras," tuturnya.

Seluruh pelaku yang terlibat dijerat dengan Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 114 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) dengan ancaman pidana mati. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved