Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Edarkan Sabu Dalam Kemasan Teh China, Pasutri Ini Dibekuk Polisi

"Karenanya kami duga sabu mereka ini dari Malaysia yang ditransitkan di sumatera sebelum masuk ke Jakarta.

Warta Kota/Budi Sam Lau Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus didampingi Wakil Diresnarkoba Polda Metro AKBP Sapta Marpaung menggelar konferensi pers kasus Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/7/2020). Barang bukti dan pelaku narkoba ditampilkan saat konferensi pers ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Aparat Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membekuk pasangan suami istri (pasutri) muda, BL dan VV, yang diketahui mengedarkan narkoba jenis sabu.

Keduanya dibekuk di kediamannya di Komplek Paradise Dremland, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tanggerang Selatan, Rabu 22 Juli 2020.

Dari tangan mereka disita 6,34 Kg narkoba jenis sabu berikut barang bukti lain yakni 3 timbangan elektrik, 1 buah alat hisap, 1 buah alat pres plastik dan empat HP berikut SIM Card.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan 6,34 kg sabu dari tangan pasutri itu dikemas dalam kemasan teh China.

"Karenanya kami duga sabu mereka ini dari Malaysia yang ditransitkan di sumatera sebelum masuk ke Jakarta. Namun ini kami masih dalami lagi," kata Yusri dalam konpers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/7/2020).

Termasuk kata Yusri, kemungkinan keduanya bagian dari sindikat jaringan pengedar sabu internasional. "Kami masih selidiki pemasok sabu di atas mereka ini," ujar Yusri.

Yusri menjelaskan kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat.

"Hasil penyelidikan tim berhasil menangkap seseorang yang diduga kurir. Dari keteragan kurir tersebut Tim melakukan surveillance
dan berhasil menangkap BL dan VV di Komplek Paradise Dremland, Kelurahan Babakan, Setu, Tangerang Selatan 22 Juli 2020," ujarnya.

Kemudian katanya dilakukan penggeledahan di sana dan ditemukan barang bukti 3 bungkus teh china yang di dalamnya berisi sabu sebanyak sekitar 3,1 Kg.

"Selanjutnya dilakukan pengembangan dan penggeledahan
di perumahan Griya Indah Serpong Blok K17, Kelurahan Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor," ujar Yusri.

Dari sana katanya ditemukan barang bukti satu sofa hitam yang di dalamnya terdapat 3 bungkus teh cina berisi sabu 3,16 Kg.

"Kami masih dalami dugaan adanya pelaku jaringan lain kelompok pasutri ini," ujar Yusri.

Karena perbuatannya kata Yusri kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang
Narkotika.

"Dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun hingga 20 tahun. Serta denda maksimal Rp 8 Miliar," katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved