Breaking News:

Berita Nasional

Perempuan Tersangka Pencemaran Nama Baik Ahok Menyesal dan Mohon Tak Dipenjara, Ini Alasannya

KS meminta maaf kepada Ahok, dan berharap ada mediasi sehingga tak dijebloskan ke penjara, mengingat usianya yang sudah tua dan memiliki penyakit.

warta kota
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, bersama kuasa hukum Ahok, Ahmad Ramzy, konpers kasus pencemaran nama baik di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/7/2020). 

"Sekiranya ada jalan untuk mediasi, melalui kuasa hukum Pak Ahmad, Saya mohon diberikan kesempatan itu," kata KS dengan mata berkaca-kaca.

Ia mengaku tidak akan kuat jika nantinya harus menjalani hukuman.

"Karena saya tidak akan kuat lagi di umur segini, jika menjalankan hukuman. Karena juga adanya penyakit kronis yang saya alami. Jika menjalankan, saya tidak akan bertahan lama. Ini bukan mengada-ada," ujar KS.

Menurut KS, postingan pencemaran nama baik Ahok yang dilakukannya hanya untuk mendapatkan ketertarikan dari netizen lain.

"Juga untu dapat like dan komen dari netizen yang punya kesamaan pemikiran, sehingga itu menjadi tak terasa salah. Ini membuat ketagihan tertentu dan suatu rasa ephoria. Padahal salah," papar KS.

Seperti.diketahui Polda Metro Jaya mengamankan dua perempuan pelaku pencemaran nama baik Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Keduanya langsung ditetapkan tersangka, dan dianggap memenuhi unsur melanggar Pasal 27 UU ITE, Kamis (30/7/2020)

Para tersangka adalah KS (67), seorang perempuan yang diamankan polisi dari Bali, pada 29 Juli 2020, serta EJ (47), yang juga seorang perempuan dan diamankan dari Medan, Sumatera Utara, Kamis (30/7/2020) sore.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kedua tersangka berada di satu komunitas yang sama di dunia maya, yakni komunitas Veronica Lovers.

"Keduanya adalah penggemar berat saudari Veronica Tan," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/7/2020).

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved