Breaking News:

Virus Corona

Pantau Protokol Kesehatan di Stasiun Juanda Dirlantas Polda Metro Bagikan Masker

Kebijakan dari Satgas Covid-19 terkait shitfting atau pembagian waktu kerja pun membantu pihak stasiun untuk mengurai antrean

Warta Kota/Rangga Baskoro
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat meninjau ke Stasiun Juanda, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo meninjau penerapan protokol kesehatan di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat.

Peninjauan tersebut dalam rangka memantau kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang juga termasuk bagian dari Operasi Patuh Jaya 2020.

Sambodo menuturkan bahwa penerapan protokol kesehatan sudah sangat baik dilakukan oleh petugas gabungan.

 Ketika Sang Cucu Pakubuwono XII Tantang Gibran di Pilkada Solo, Lawan Dinasti Politik

 Survei SMRC:73 Persen Warga Percaya Erick Thohir Mampu Pimpin Tugas Komite Pulihkan Ekonomi Nasional

"Sudah luar biasa upaya-upaya (pencegahan Covid-19) yang dilakukan baik oleh pihak stasiun maupun satgas Covid-19 dalam melaksanakan tugasnya. Ini juga dibantu pengamanannya oleh TNI-Polri, saya kira ini sudah berjalan cukup baik," ujar Sambodo ditemui di Stasiun Juanda, Kamis (30/7/2020).

Sambodo mencontohkan penerapan protokol kesehatan tercermin dari berkurangnya penumpukan penumpang yang berdesak-desakan dalam satu waktu.

Kebijakan dari Satgas Covid-19 terkait shitfting atau pembagian waktu kerja pun membantu pihak stasiun untuk mengurai antrean di jam kedatangan maupun pulang para karyawan, yang bekerja di sekitar Stasiun Juanda.

 Dapat Dukungan 21.063 Suara, Pasangan Tukang Jahit dan Ketua RW ini Siap Lawan Gibran di Pilkada

 Selesaikan Edit 4 Video Sebelum Ditemukan Tewas, Ayah Editor Metro Tv Sebut tidak Mungkin Depresi

Pembagian waktu kerja itu dicontohkan Sambodo seperti jam masuk kantor yang dibagi ke dalam dua waktu.

Yaitu pukul 07.00 WIB dan 09.00 WIB serta pembagian waktu pulang yaitu pukul 15.00 WIB dan 18.00 WIB.

"Penumpang tidak lagi bertumpuk pada satu waktu, pulangnya pun tidak bertumpuk pada satu waktu. Jadi mereka tersebar," kata Sambodo.

"Sehingga yang awalnya antreannya dari atas bagian peron bisa sampai sini (bagian luar Stasiun Juanda), sekarang begitu antre di bawah, kereta datang, (penumpang) naik (antrean) langsung habis, jadi tidak terjadi antrean panjang," tambahnya.

Dalam peninjauannya selain melihat tanda batas yang digunakan dalam physical distancing, Sambodo juga membagi-bagikan masker kepada para pengemudi ojek pangkalan yang berada di Stasiun Juanda.

 9 Kali Temui Buronan Djoko Tjandra di Malaysia dan Singapura, Oknum Jaksa ini Langsung Diberi Sanksi

 Dua Satpam Korban Pengeroyokan ini Justru Dijadikan Tersangka, Minta Perlindungan Mabes Polri

"Ayo jaga jarak, jangan lupa jaga jarak," imbau Sambodo saat membagikan masker kepada para sopir ojek pangkalan itu.

Ia pun kembali melakukan tinjauan lebih lanjut ke Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Pulogebang untuk memantau situasi terkait pemudik di sehari sebelum perayaan Idul Adha 1441 Hijriah. (abs)

Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved