Breaking News:

Prostitusi Online

Siswi SMP Nekat Jual Diri Secara Online demi Membeli Kuota Internet

Seorang siswi SMP di Batam nekat jual diri dalam prostitusi online demi membeli kuota internet.

Istimewa
ILUSTRASI Prostitusi online 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Batam nekat menjual diri melalui penyalur prostitusi online. Siswi tersebut mengaku menjual diri demi membeli kuota internet.

Siswi berusia 15 tahun itu mengenal prostitusi online dari perantara yang dia temukan di Facebook. Adapun tarif untuk sekali kencan adalah Rp 500.000.

Kapolsek Batu Aji, Kompol Jun Chaidir mengatakan, siswi SMP tersebut mengaku mengenal penyalur prostitusi online dari jejaring sosial Facebook.

Kemudian, penyalur prostitusi itu mengajarkan cara mempromosikan diri. Siswi SMP itu juga sempat mempromosikan dirinya sendiri melalui akun MiChat.

"Awalnya korban mengetahuinya dari pelaku tersebut, tetapi belakangan korban sempat mempromosikan sendiri dan ada juga sesekali menggunakan perantaraan pelaku," kata Jun Chaidir.

Siswi SMP itu mengaku menjual diri untuk bisa membeli kuota internet. Selain itu, uang yang didapat rencananya juga digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kondisi keluarga korban yang bermasalah justru dimanfaatkan oleh penyalur prostitusi online. Siswi SMP itu dijajakan dengan tarif Rp 500.000 untuk sekali kencan.

Jun Chaidir menjelaskan, aksi prostitusi online itu akhirnya digagalkan oleh polisi setelah melakukan penyelidikan. Polisi juga menangkap dua pelaku, yakni penyalur dan pemesan jasa prostitusi online.

Uang Mahasiswa Cantik yang Ditipu ASN PemKot Tangerang Sudah Dikembalikan, Proses Hukum Tetap Jalan

"Dua pelaku yang kami amankan yakni penyalur dan penikmat, keduanya kami amankan di Wisma Mitra Mall saat bertransaksi, Rabu (22/7/2020) malam," tutur Jun Chaidir, dikutip dari Kompas.com.

Pada kasus ini, polisi mengamankan barang bukti dua ponsel merek Xiaomi dan uang tunai Rp 1 juta. Kedua pelaku pun dijerat Pasal 76 b jo 88 UU RI No 35 Tahun 2008 Perubahan tentang UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Bawah Umur dengan ancaman 10 tahun penjara

Halaman
123
Editor: Ign Prayoga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved