Breaking News:

Penganiayaan

Kasus Konsumen Dianiaya Pedagang Kucing Baru Dibuatkan Surat Visum

Kendati telah melapor ke Polsek Serpong, Lutfi menuturkan bahwa korban belum memaparlan kronologi insiden penganiayaan itu

Warta Kota
Kanit Reskrim Polsek Serpong, Iptu Lutfi Hayata saat ditemui di Mapolsek Pamulang, Tangsel pada Rabu (29/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Seorang remaja pria bernama Yanto (22) jadi korban penganiayaan akibat batalnya transaksi jual beli kucing pada Rabu, 22 Juli 2020 lalu.

Kanit Reskrim Polsek Serpong, Iptu Lutfi Hayata membenarkan inaiden penganiayaan yang melibatkan antar penjual dan pembeli itu.

"Jadi waktu tanggal 22 Juli 2020 itu benar ada korban datang atas nama Yanto ke Polsek Serpong melaporkan tindak penganiayaan. Pada saat itu oleh kami diberikan surat untuk pembuatan visum dibawa ke rumah sakit," kata Lutfi saat ditemui di Mapolsek Serpong, Tangsel, Rabu (28/7/2020).

"Namun setelahnya beliau tidak bisa memberikan keterangan dikarenakan alasan kesehatannya masih kurang baik untuk diambil keterangan," tambahnya.

Kendati telah melapor ke Polsek Serpong, Lutfi menuturkan bahwa korban belum memaparlan kronologi insiden penganiayaan itu secara terperinci kepada pihak penyidik Sat Reskrim Polsek Serpong guna proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Pasalnya, korban saat membuat laporan singkat sedangdalam keadaan luka parah di bagian kepala akibat pukulan benda padat.

"Jadi kalau untuk laporan khusus sendiri dia belum buat karena kondisi kesehatan masih terganggu. Jadi utntuk sementara masih kita buatkan visum," jelasnya.

Covid-19 Masih Mewabah, BWF Resmi Batalkan Empat Turnamen di September 2020

Bacaan Niat Puasa Arafah Besok, 30 Juli 2020, Menjelang Idul Adha, dan Keutamannya

Diwartakan sebelumnya, Yanto menjadi korban penganiayaan seroang penjual kucing berinisial N di kawasan Jalan Pahlawan Seribu, Lengkong Wetan, Serpong, Tangsel pada Rabu, 22 Juli 2020 sekitar pukul 21.00 WIB.

Insiden tersebut dipicu batalnya proses jual beli yang sebelumnya disepakati kedua belah pihak.

Yanto menuturkan batalnya transaksi akibat kucing yang dibawa penjual tidak sesuai dengan apa yang didefinisikan pada akun facebook penjual. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved