Virus Corona Jabodetabek

Inovasi Menikah di Masa Pandemi Covid-19 dengan Aplikasi Digital Nikahinaku

Aplikasi digital Nikahinaku adalah sebuah aplikasi untuk mempermudah calon pengantin dalam melaksanakan pernikahan yang aman tanpa ada kontak fisik.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Ketua DPD PPJI DKI Jakarta Siti Djumiadini 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat banyak orang mengurungkan niat untuk menggelar pesta pernikahan.

Sebab, hal itu akan mengundang kerumunan orang yang dapat menjadi tempat penularan Covid-19.

Bila pesta tetap digelar tentunya harus dengan protokol kesehatan yang ketat.  Hal itu cukup sulit dilakukan tuan rumah. Selain ribet, juga harus mengawasi tamu dengan ketat untuk patuh pada protokol kesehatan.

Namun, kini masalah tersebut dapat teratasi. Sebab Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Jakarta membuat inovasi.

Mereka membuat aplikasi Digital Nikahinaku.

Ketua DPC PPJI Jakarta Barat, Nena Firdaus, menjelaskan, aplikasi digital Nikahinaku adalah sebuah aplikasi untuk mempermudah calon pengantin dalam melaksanakan pernikahan yang aman tanpa ada kontak fisik antar pengantin dan tamu ataupun antar tamu dan tamu.

Melalui aplikasi digital Nikahinaku ini, undangan dikirim oleh pengantin melalui online.

Dari undangan online ini selanjutnya tamu akan bertemu di tempat pesta sambil bawa undangan online, kehadiran tamu di scan barcode, kotak angpau dipilih dari beberapa link yang sudah disiapkan oleh aplikasi ini.

Dengan cara seperti ini kontak fisik selama berada di pesta pernikahan benar-benar bisa dihindari.

“Pengantin juga bisa mengecek berapa tamu yang datang, siapa saja yang datang, karena semua tercatat dengan baik melalui aplikasi ini,”  kata Nena di sela simulasi pesta pernikahan dan peluncuran aplikasi digital Nikahinaku yang digagas DPC PPJI Jakarta Barat di Graha Finelink, Jakarta Barat, Rabu (29/7/2020).

Menurut Nena, pihaknya telah melakukan simulasi dengan aplikasi tersebut sebelum aplikasi  digital Nikahinaku diluncurkan.

Dalam simulasi tersebut melibatkan semua komponen yang biasanya terlibat dalam even pesta pernikahan, mulai dari pengelola gedung, demokrasi, dokumentasi, catering bahkan organ tunggal.

“Lewat simulasi ini kami ingin memberikan solusi bentuk pernikahan yang lebih cocok untuk era new normal. Kami berharap pemerintah dapat mempertimbangkan model pesta pernikahan seperti ini, mengijinkan penyelenggaraan pernikahan seperti konsep ini,” jelas Nena.

Anggota DPD RI dapil DKI Jakarta Fahira Indris menyampaikan apresiasi terhadap ide wedding yang diselenggarakan PPJI DKI Jakarta dan PPJI Jakarta Barat.

Koalisi Tertata Persilakan Jika PKS Ngotot Usung Kadernya Jadi Balon Wawalkot di Pilkada Depok 2020

Hari Kedua Razia, Jumlah Warga Depok yang Tak Bermasker Turun 34 Orang

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved