Breaking News:

Kilas Balik

Hari Ini, Tepat 73 Tahun TNI AU Lumpuhkan Belanda dengan Churen, Pelopor Penerbang Adisutjipto Gugur

Hari ini, Rabu (29/7/2020) tepat 73 tahun gugur pelopor Angkatan Udara RI. Sehingga hari ini diperingati sebagai Hari Bhati TNI AU.

dok TNI AU
Pelopor penerbang pesawat tempur A Adisutipto dan pesawat Churen 

Bersamaan dengan peresmian monumen tersebut, dipindahkan kerangka jenazah Marsda TNI (Anumerta) A. Adisutjipto dan Marsda TNI (Anumerta) Abdulrachman Saleh beserta isteri dari Tempat Pemakaman Umum Kuncen, Yogyakarta ke Monumen Perjuangan TNI AU, Ngoto, Yogyakarta.

Pilot Cantik Dinikahi Tamtama TNI, Kisah Cintanya Luar Biasa

Untuk mengenang dan mengabadikan peristiwa gugurnya para tokoh dan perintis Angkatan Udara tersebut, sejak tanggal 29 Juli 1955 diperingati sebagai “Hari Berkabung” AURI.

Mulai 29 Juli 1962 diubah menjadi Hari Bakti TNI AU yang sejak saat itu seluruh warga TNI AU memperingatinya secara terpusat di Pangkalan Udara Adisutjipto.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam mengenang peristiwa itu meliputi acara pokok Ziarah di Monumen Ngoto dan Upacara di Lapangan Dirgantara Kampus AAU.

Sedangkan acara tambahan meliputi Karya Bakti yang dilaksanakan di setiap Lanud dan Malam Sambung Rasa antara Pejabat AU, para senior dan Karbol.

Bakti Sosial tingkat Mabesau akan dilaksanakan tanggal 4-7 Agustus 2009 yang dipusatkan di Detasemen Rambang, Lombok NTB berupa pengobatan umum, gigi, Keluarga berencana dan pemutaran film sebagai hiburan masyarakat.

Selanjutnya setelah dilaksanakan upacara, keesokan harinya mulai pukul 19.00 Wib dilaksanakan tirakatan bersama sambil menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan mengambil lakon “Mbangun Candi Sapto Argo”.

Bertindak sebagai dalang dalam cerita pakeliran adalah Ki Sutina Hardhoko, dari kota Tiwul dan Bakso Wonogiri, Jawa Tengah.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved