Breaking News:

Kilas Balik

Hari Ini, Tepat 73 Tahun TNI AU Lumpuhkan Belanda dengan Churen, Pelopor Penerbang Adisutjipto Gugur

Hari ini, Rabu (29/7/2020) tepat 73 tahun gugur pelopor Angkatan Udara RI. Sehingga hari ini diperingati sebagai Hari Bhati TNI AU.

dok TNI AU
Pelopor penerbang pesawat tempur A Adisutipto dan pesawat Churen 

Roda-roda pendaratan baru saja keluar dari tempatnya, muncul dua pesawat P-40 Kitty Hawk secara tiba-tiba dan tanpa peringatan terlebih dahulu memberondong dengan senapan mesin.

Akibatnya beberapa saat kemudian terlihat pesawat Dakota VT-CLA oleng karena mesin sebelah kiri terkena tembakan. S

ebelum jatuh ke tanah, sayap sempat menghantam pohon dan jatuh di pematang sawah di desa Ngoto, Bantul sebelah selatan kota Yogyakarta.

Gugur

Dalam peristiwa tersebut seluruh awak dan penumpang lainnya gugur, mereka adalah Alexander Noel Costantine (pilot kebangsaan Australia), Ny. A.N. Constantine, Roy Hazelhurst (co pilot), Bhida Ram (juru tehnik), Komodor Muda Udara Prof. Dr. Abdulrachman Saleh, Komodor Muda Udara A. Adisutjipto, Opsir Muda Udara Adi Soemarmo Wirjokusumo, Zainal Arifin. Satu-satunya penumpang yang selamat adalah Abdulgani Handonotjokro.

Kepergian tokoh-tokoh AURI justru disaat tenaga dan pikirannya sangat diperlukan untuk membangun dan membesarkan Angkatan Udara Republik Indonesia.

Agustinus Adisutjipto (bapak penerbang Indonesia)

Pengorbanan tokoh-tokoh pejuang itu merupakan bukti dan bhakti pengabdian yang dapat diberikan TNI Angkatan Udara kepada bangsa dan negara.

Berdasarkan Surat Keputusan Kasau Nomor: Skep/78/VII/2000 tanggal 17 Juli 2000 Monumen Ngoto, tempat jatuhnya pesawat Dakota VT-CLA diresmikan menjadi Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved