Breaking News:

Penganiayaan

Dua Satpam Korban Pengeroyokan ini Justru Dijadikan Tersangka, Minta Perlindungan Mabes Polri

Kedua korban yang mengalami luka-luka di wajah dan tubuhnya melaporkan peristiwa yang mereka alami ke Polsek Pantai Cermin, Serdang Bedagai.

Warta Kota/Budi Malau
Suprat Yono (62) dan Zainudin Leo Sinaga (47), korban pengeroyokan yang justru dijadikan tersangka saat mendatangi Mabes Polri didampingi Dewan Eksekutif Nasional KSBSI, Rabu (29/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Suprat Yono (62) dan Zainudin Leo Sinaga (47), yang berprofesi sebagai satpam, menjadi korban pengeroyokan sekitar 50 orang, pada 1 Juni 2020 lalu.

Saat kejadian keduanya sedang bertugas menjaga kantor Yayasan Apindo Sumatera Utara (YASU) di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Kedua korban yang mengalami luka-luka di wajah dan tubuhnya melaporkan peristiwa yang mereka alami ke Polsek Pantai Cermin, Serdang Bedagai.

Namun ironisnya kedua korban justru ditetapkan menjadi tersangka pengeroyokan oleh Polres Serdang Bedagai yang mengambil alih kasus ini.

 Terungkap! Ternyata Brigjen Pol Prasetijo pernah Minta Anak Buahnya Bakar Surat Jalan Djoko Tjandra

 Pria dan Wanita Ditemukan Tewas tanpa Busana di Dalam Mobil, saat Berlayar di Atas KMP Nusa Putra

Penetapan tersangka berdasarkan laporan 50 orang yang diduga pelaku dan berasal kelompok Tani Nagajaya.

Karena hal itu keduanya yang merupakan anggota Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) mendatangi Mabes Polri untuk meminta perlindungan hukum, Rabu (29/7/2020).

Keduanya didampingi Dewan Eksekutif Nasional KSBSI.

Saut Pangaribuan anggota LBH KSBSI yang mendampingi kedua korban mengatakan pihaknya merasa sangat janggal atas penetapan tersangka terhadap Suprat Yono (62) dan Zainudin Leo Sinaga (47),

"Kami kehabisan rasionalitas atas hal ini. Dua orang pejaga keamanan Yayasan Apindo Sumatera Utara (YASU) di Kabupaten Serdang Bedagai, yang menjadi korban pengeroyokan dan telah melapor di Polsek Pantai Cermin, justru dijadikan tersangka," kata Saut di Mabes Polri, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya kedua korban khawatir atas adanya surat panggilan ke merekan yang ditetapkan menjadi tersangka.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved