Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Bacok Buruh Hingga Tewas Gara-gara Knalpot, Empat Pemuda di Cilincing Ditangkap

"(Empat pelaku yang sudah ditangkap) mukul dengan dia membawa sepeda motor. Karena yang membacok ini kita masih DPO," kata Imam, Selasa (28/7)

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Para pemuda yang melakukan pembacokan terhadap seorang buruh, MT hingga meninggal dunia di Jalan Tipar Cakung, RT 008/RW 01 Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (13/7). 

 WARTAKOTALIVE.COM, CILINCING- Empat pemuda masing-masing berinisial MI, HA, ES, dan AI ditangkap oleh jajaran Polsek Cilincing setelah melakukan aksi penganiayaan terhadap seorang buruh, MT, Senin (13/7).

Kapolsek Cilincing Kompol Imam Tulus Budiono mengatakan bahwa mereka mengeroyok korban di Jalan Tipar Cakung, RT 008/RW 01, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

"(Empat pelaku yang sudah ditangkap) mukul dengan dia membawa sepeda motor. Karena yang membacok ini kita masih DPO," kata Imam, Selasa (28/7).

Menurut Imam, para pelaku yang ditangkap memiliki peran melakukan pengeroyokan terhadap korban. Sementara itu yang berperan membacok korban ada sebanyak dua orang.

Hanya saja kedua pelaku tersebut masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Menurut Imam, mereka yang masih buron itu masing-masing berinisial B dan F.

"Sementara pencarian DPO sudah kita upayakan baik melalui jaringan, dibantu Polres masih belum kita dapatkan," ucap Imam.

Barang bukti yang disita di antaranya dua buah celurit yang digunakan para pelaku, sebuah sweater hitam, serta dua kaos masing-masing warna putih dan hitam.

Atas perbuatannya tersebut para pelaku dijerat Pasal 170 ayat 2 jo Pasal 55 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 358 ayat 2 jo Pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Sebelumnya, aksi pembacokan terhadap MT terjadi di Jalan Tipar Cakung, RT 008/RW 01, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara pada Senin (13/7) sekira pukul 21.00 WIB.

Ketika itu MT mengendarai motor menuju Gang Taruna untuk membeli minuman keras dan di perjalanan bertemu dengan para pelaku yang memang tinggal di sekitar lokasi.

Para pelaku yang merasa terganggu dengan suara knalpot motor korban yang bising, lalu menegurnya. Namun teguran itu malah dibalas korban dengan menggeber motornya.

Tidak terima dengan aksi korban, para pelaku yang kesal lalu mengikuti MT untuk memberi pelajaran. Mereka kemudian menganiaya MT hingga meninggal dunia. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved