Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Sanksi Denda Tak Pakai Masker di Kota Depok Capai Rp 6,8 Juta

Terdapat lima titik lokasi yang dijadikan Pemkot Depok untuk razia para warganya baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dodi Hasanuddin
warta kota
Ilustrasi Operasi Masker 

 WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Selama lima hari pemberlakuan denda bagi warganya yang tak menggunakan masker saat beraktivitas di tempat umum, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berhasil meraup jutaan rupiah.

Denda tersebut merupakan tindak lanjut dari program yang dicanangkan Pemkot Depok yakni Gerakan Depok Bermasker.

Terdapat lima titik lokasi yang dijadikan Pemkot Depok untuk melakukan razia para warganya baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

Tercatat Rp 6.830.000 yang berhasil didapati Pemkot Depok dari hasil razia yang melibatkan petugas gabungan.

Di mana dalam pembayaran denda tersebut, Pemkot Depok melibatkan pihak Bank BJB dalam pembayaran yang dilakukan warga untuk langsung masuk ke rekening kas Pemkot Depok.

"Ada 136 pelanggar dan sudah membayar denda sesuai dengan ketentuan," kata Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Gandara Budiana dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/7/2020).

Gandara mengatakan, selain melibatkan Bank BJB, dalam pelaksanaan Gerakan Depok Bermasker dilapangan juga melibatkan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok

Nantinya, kata Gandara, denda tersebut akan dikumpulkan selama operasi Gerakan Depok Bermasker yang disejak 23, 24, dan 27 Juli 2020 mulai pukul 09.00 - 11.00 WIB.

Petugas Meminta 10 Pengunjung yang Abaikan Protokol, Bersihkan Areal Pasar Warakas Selama Satu Jam

Personel Marinir Donorkan Darah saat Hari Bakti TNI AU

Dengan operasi Gerakan Depok Bermasker, Gandara berharap dapat menimbulkan efek jera bagi warga sehingga mampu meningkatkam protokol kesehatan.

Tentunya, kedisplinan warga dalam menggunakan masker bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 dan melindungi diri sendiri serta orang lain.

"Sanksi ini tidak untuk menyengsarakan masyarakat, tetapi untuk membiasakan diri menggunakan masker demi kesehatan bersama," paparnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved