Breaking News:

Pedagang Pasar Jongkok dan Penjual Hewan Kurban di Kelurahan Semper Timur Jalani Swab Test

Sejumlah pedagang pasar jongkok dan penjual hewan kurban mengikuti swab test di halaman Kantor Kelurahan Semper Timur, Selasa (28/7/2020).

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Pedagang pasar jongkok dan penjual hewan kurban menjalani swab test di Kelurahan Semper Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, CILINCING - Sejumlah pedagang pasar jongkok dan penjual hewan kurban mengikuti swab test yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Semper Timur, Selasa (28/7/2020).

Lurah Semper Timur Cahyo Hudoyo mengatakan kegiatan swab test tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kelurahan Semper Timur dengan Puskesmas Kecamatan Cilincing.

“Adanya kegiatan ini diharapkan pedagang dan juga masyarakat aman terbebas dari pandemi Covid-19,” ungkap Cahyo.

Menurut Cahyo, para pedagang pasar jongkok yang mengikuti swab test adalah mereka yang berjualan di Jalan Kebantenan IV.

Satu ASN Positif Virus Corona, Kecamatan Matraman Gelar Swab Test untuk Seluruh Pegawai

Sementara itu para pedagang hewan kurban yang juga menjalani kegiatan swab test yakni mereka berjualan di Kelurahan Semper Timur.

“Sehari sebelum kegiatan, kita sudah kirimkan undangan buat para pedagang pasar jongkok dan penjual hewan kurban,” ungkap Cahyo.

Ini merupakan antisipasi untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat ditengah pandemi Covid-19. Harapannya, para pedagang yang mencari rejeki di Semper Timur tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami lakukan hal tersebut untuk memastikan seluruh wilayah Semper Timur mulai dari warga, pedagang, PJLP sampai dengan PPSU terbebas dari pandemi Covid-19,” kata Cahyo.

Presiden Joko Widodo Jalani Swab Test Pastikan Tak Terjangkit Covid-19

Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing dr. Edison Syahputra mengatakan ada 16 personel yang dikerahkan yakni tiga orang dokter, tiga orang tenaga laboratorium dan 10 tenaga kesehatan lainnya.

“Pedagang yang ikut swab test oleh Kelurahan Semper Timur dengan Puskesmas Kecamatan Cilincing ada 91 orang,” ucap Edison.

Edison menambahkan apa yang dilakukan kali ini oleh pihaknya merupakan bagian dari upaya untuk melakukan Active Case Finding (ACF) seperti pada sektor penggerak ekonomi.

“Selain itu juga orang-orang yang berhubungan dengan pelayanan seperti PTSP, petugas kelurahan ataupun PPSU,” ungkap Edison.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved