Breaking News:

Penganiayaan

Lengkapi Barang Bukti Kasus Kombes RW, Polres Metro Jakarta Utara Sita Ponsel Sumber Masalah

Polres Metro Jakut telah mengirimkan ponsel tersebut ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk memastikan keamanan dan data dalam ponsel.

Istimewa
ILUSTRASI Penganiayaan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Utara menyita ponsel milik putri personel polisi, Kombes RW terkait dengan adanya kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan bahwa saat ini kasus itu sudah dalam pemeriksaan dan pengumpulan berkas dimana telah dilakukan penyitaan ponsel.

"Pada saat kejadian kita tahu bahwa ada HP yang diduga menjadi awal mula keributan, saling berebut HP dan mengakibatkan HP tersebut dirusak dan sudah kami sita," kata Budhi, Selasa (28/7/2020).

Budhi menambahkan pihaknya telah mengirimkan ponsel tersebut ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk memastikan keamanan dan data dalam ponsel tersebut.

 Ini 3 Tempat Kemping Asyik di Bogor untuk Ajak Keluarga Berwisata

 Terdampak Pandemi, Pilot ini Banting Setir Jadi Kurir Makanan, Dulu Gaji Rp 2 Juta, kini Rp 250.000

"Walaupun kondisi HP rusak, mudah-mudahan data di dalam HP itu masih bisa diselamatkan. Itu (tugas) yang expert dalam hal ini tentu labfor mabes polri," ucap Budhi.

Sejauh ini pihaknya juga belum bisa memastikan terkait kepemilikan ponsel yang disita tersebut, apakah milik pelapor, putri pelapor atau justru keponakannya.

"Terkait dengan kepemilikan, kami belum berhasil mengambil keterangan baik dari LF maupun putri dan keponakannya sehingga kami belum bisa dapatkan kepastian," tutur Budhi.

Sebelumnya Polres Metro Jakarta Utara telah menerima dua laporan terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terlanjur viral di media sosial.

Kedua laporan dilayangkan oleh seorang wanita, LS yang melaporkan suaminya seorang anggota polisi, Kombes RW. Sebaliknya langkah serupa juga dibuat Kombes RW kepada keluarganya.

Awalnya LS melayangkan laporan ke Polsek Kelapa Gading pada Sabtu (25/7) pukul 01.30 WIB.

 Terungkap! Ternyata Brigjen Pol Prasetijo pernah Minta Anak Buahnya Bakar Surat Jalan Djoko Tjandra

 Pria dan Wanita Ditemukan Tewas tanpa Busana di Dalam Mobil, saat Berlayar di Atas KMP Nusa Putra

LS melaporkan bahwa telah terjadi tindak penganiayaan yang dialami keluarganya.

Adapun laporan kedua dilayangkan Kombes RW pada Sabtu (25/7) pukul 12.30 WIB.

Kombes RW melaporkan dugaan yang sama bahwa dirinya telah mengalami KDRT.

Sebelumnya dugaan penganiayaan dilakukan oleh oknum polisi Kombes RW. Kasus bermula dari rekaman suara dan narasi penganiayaan yang menjadi viral di media sosial.

Rekaman suara dan narasi itu diunggah oleh putri RW, AR, lewat akun Instagram @aurelliarenatha_.

AR menyebutkan dirinya dan sang ibu, LS dianiaya RW karena adanya orang ketiga. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved