Breaking News:

Kekerasan Terhadap Anak

Lurah Imbau Warga Tak Ragu Laporkan Tindak Penganiayaan pada Anak

Lurah Pondok Kopi mengingatkan warga agar tak ragu melaporkan tindak penganiayaan pada anak yang terjadi di sekitarnya.

Warta Kota
Narti (62) ibu Abdul Mihrab (40), ayah yang menyiksa anak kandungnya sendiri berinisial RPP, saat ditemui di kediamannya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (23/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT -- Lurah Pondok Kopi Rasikin meminta warganya untuk tak ragu melaporkan tindak penganiayaan apabila terjadi di wilayahnya.

Hal tersebut dinilainya penting agar tak ada lagi anak-anak yang jadi korban penganiayaan seperti yang dialami CPP (12), warga RT 03/04 Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Yang ingin saya tekankan kepada masyarakat, kalau ada masalah di lingkungannya, harus proaktif, harus dilaporkan ke RT atau RW, kita diskusikan," ujar Rasikin di kediaman CPP, Senin (27/7/2020).

Perilaku Ayah Siksa dan Perbudak Anak Kandung di Duren Sawit Mulai Muncul Setelah Menikah Siri

Aduan dari Ketua RT atau RW nantinya akan didengarkan oleh lurah, apabila bisa ditangani di tingkat kelurahan, maka Rasikin mengatakan bakal menanganinya.

"Semua masalah kami tangani karena penanganan permasalahan itu tingkatnya berjenjang, kalau saya bisa tangani, ya saya tangani. Kalau tidak bisa, berlanjut ke camat, wali kota, sampai gubernur," ucapnya.

Terlebih lagi saat masa pandemi seperti ini di mana banyak terjadi permasalah kewilayahan lantaran ekonomi masyarakat terganggu.

Tak Hanya Siksa, Ayah di Duren Sawit Juga Perbudak Anak Kandungnya dan Tidak Biayai Sekolah

"Ini yang selalu saya sampaikan agar terus monitor, apalagi saat pandemi seperti ini, banyak ekonomi warga yang terganggu," kata Rasikin.

Sebelumnya, CPP diketahui jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri, Abdul Mihrab (40).

Penganiayaan tersebut disinyalir dilakukan sejak Mihrab menikah siri dengan Ade Rohmah (40) pada satu setengah bulan yang lalu.

Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Ibu Tiri Terkait Kasus Penganiayaan Anak di Duren Sawit

Tak hanya dianiaya, CPP juga diperbudak untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti menyuci pakaian.

Ia pun jarang diberi makanan hingga sering kelaparan.

Perbuatan Mihrab diviralkan oleh keluarganya yang tinggal bersebelahan lantaran kasihan terhadap CPP.

Mihrab kini telah ditahan di Mapolrestro Jakarta Timur sejak Kamis (23/7/2020) lalu.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved