Minggu, 3 Mei 2026

Virus Corona Jabodetabek

ASN Terpapar Covid-19, Layanan Kelurahan Harapan Mulia Terapkan Sistem ke Drop Box

Lima aparatur sipil negara (ASN) Kelurahan Harapan Mulai positif Covid-19, namun tidak mengganggu layanan di kantor Kelurahan.

Tayang:
Penulis: Joko Supriyanto |
Istimewa
Rapid test digelar Puskesmas Harapan Mulia Kemayoran Jakarta Pusat terhadap puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jakarta Pusat dan warga yang terindikasi covid-19, Senin (6/4/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMAYORAN - Lurah Harapan Mulia, Kemayoran, Jakarta Pusat, M Faozi mengatakan, meski 5 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kelurahan Harapan Mulai positif Covid-19, tidak mengganggu layanan di kantor Kelurahan.

Faozi menyatakan, jika layanan tetap berjalan hanya saja sistem yang digunakan berbeda dimana layanan hanya melalui drop box, sehingga mengurangi tatap muka antar petugas.

"Untuk layanan tetap berjalan normal, hanya saja kami melakukan drop box, jadi pelayanan tetap tidak terganggu sehingga warga tidak langsung bertatap muka dengan petugas," kata M Faozi, Senin (27/7/2020).

Menurut Faozi, jika warga yang akan mengurus administrasi dapat membawa seluruh dokumen yang di miliki ke kantor keluruhan, dan meletakkan dokumen itu ke box yang telah disediakan oleh petugas Kelurahan Harapan Mulai.

"Jadi tinggal bawa dan letakan file-file di drop box yang telah di sediakan. Sampai hari ini berjalan cukup lancar," katanya.

 BREAKING NEWS: Seorang Pria Ditemukan Meninggal, Halte Transjakarta Slipi Langsung Ditutup

 Tak Hanya Siksa, Ayah di Duden Sawit Juga Perbudak Anak Kandungnya dan Tidak Biayai Sekolah

Layanan drop box ini dikatakan Faozi cukup membantu petugas Kelurahan untuk tetap menjalani masyarakat, sebab dari 10 pegawai tersisa 4 orang yang masih tetap beraktifitas melayani masyarakat.

Faozi menyampaikan jika pasca terkonfirmasi ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19, pihaknya telah melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala, bahkan hingga saat ini pun Kelurahan Harapan Mulai masih di tutup hingga Kamis (30/7/2020) mendatang.

"Kita sudah tutup dari tanggal 17 Juli 2020, kenapa kita cukup lama kita ingin memberikan stigma kepada masyarakat bahwa kantor kami sudah steril, karena di tutup cukup lama. Nanti kita buka lagi kami sambil menunggu hasil swab test dari ASN yang positif," ucapnya. (JOS)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved