Breaking News:

Idul Adha 2020

Torpedo Kambing Dipercaya Bisa Tingkatkan Libido, Namun Layak Dikonsumsi Kah? ini Penjelasanya

Memang testis kambing banyak mengandung testosteron yang dapat meningkatkan gairah seksual, namun hal tersebut dapat terjadi karena multifaktor.

Kolase foto net/Wartakotalive
Benarkah torpedo kambing bisa meningkatkan gairah seksual? 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Potongan torpedo kambing saat Idul Adha kerap banyak yang mempertanyakan.

Apakah layak dikonsumsi atau tidak.

Di mana banyak yang percaya bahwa torpedo kambing bisa meningkatkan gairah seksual laki-laki.

Dilansir dari Kompas.com, Akademisi dan Praktisi Kesehatan Prof Ari Fahrial Syam, menjelaskan mitos dan fakta torpedo kambing.

Menurut dia, kaitan antara konsumsi daging kambing peningkatan gairah seksual atau libido hanyalah mitos yang terus berkembang di tengah masyarakat.

 BPTJ Luncurkan Bus JR Connexion Rute Sentul-Blok M, ini Jadwalnya

 Detik-detik Penangkapan Pria yang Jambak dan Pukuli Anak Perempuannya hingga Berdarah di Duren Sawit

 Di Bali Pasien Positif Corona Disembuhkan Menggunakan Arak, Ini Penjelasannya

Faktanya, ilmu pengetahuan sampai saat ini belum bisa membuktikan bahwa torpedo kambing dapat meningkatkan hasrat seksual laki-laki.

Ari menulis, memang testis kambing banyak mengandung testosteron yang dapat meningkatkan gairah seksual, namun hal tersebut dapat terjadi karena multifaktor dan tidak selalu berhubungan dengan makanan.

"Bisa saja karena dorongan setelah mengonsumsi torpedo kambing, seseorang hanya merasa yakin libidonya meningkat (tersugesti), kemudian bersemangat, dan ini akhirnya yang meningkatkan libido tersebut," jelas Ari dalam siaran tertulisnya beberapa waktu lalu.

Justru fakta buruk yang harus masyarakat ketahui adalah bahwa daging kambing maupun daging sapi termasuk dalam kelompok daging merah yang banyak mengandung lemak.

Lemak hewani umumnya banyak mengandung lemak jenuh, sehingga tinggi low-density lipoprotein (LDL) atau sering disebut lemak jahat.

"(LDL) dapat menumpuk pada dinding pembuluh darah, baik pembuluh darah ke otak ataupun pembuluh darah ke jantung," ujar Ari.

Halaman
12
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved