Breaking News:

Pembunuhan

Polda Metro Sebut Kesaksian Pemilik Warung Tak Berkait dengan Tewasnya Editor Metro TV Yodi Prabowo

Polisi mengesampingkan kesaksian tukang warung yang berada di sekitar lokasi Yodi ditemukan tewas.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Direktur Reserse Kriminal Umun Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya menggelar konpers kasus tewasnya Editor Metro TV, di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (25/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polda Metro Jaya berkesimpulan Editor Metro TV, Yodi Prabowo, tewas bunuh diri.

Dari hasil autopsi diketahui ada lima tusukan pisau dapur di tubuh Yodi. Empat tusukan ke dada, dan satu tusukan ke leher. Sementara tidak ada luka kekerasan benda tumpul di tubuh korban.

Dengan kesimpulan ini maka Polisi mengesampingkan kesaksian tukang warung yang berada di sekitar lokasi Yodi ditemukan tewas.

Saksi mengaku melihat ada dua orang yang datang dan menuju ke lokasi dimana Yodi tewas.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat, menjelaskan, setelah mendalami keterangan saksi si tukang warung, penyidik berkesimpulan tidak ada korelasi antara tewasnya Yodi dengan keterangan si tukang warung.

"Mengenai saksi yang lihat ada dua orang jam dua malam di sekitar lokasi, kbetulan saya bersama Wadirkrimum menemui saksi itu. Dari bermacam versi, ia bersaksi jam 2.00 dinihari melihat dua orang pake baju kerja dan jaket kupluk warna hijau. Saya ajak bicara saksinya dan saya tanya, bapak lihatnya dimana, jarak berapa dan jam berapa?," papar Tubagus, Minggu (26/7/2020).

Namun kata Tubagus, dari waktu jam 2 dinihari yang disebutkan si tukang warung maka jika dikroscek dengan keterangan warga yang ronda dan menemukan motor, maka hal itu sudah lewat dengan waktu kejadian Yodi meninggal di lokasi.

"Dari keterangan orang ronda jam 2 dinihari itu motor ditemukan. Berarti peristiwa itu sudah terjadi," kata Tubagus.

Untuk lokasi dimana dua saksi melihat dua orang itu dan lokasi dimana Yodi tewas, menurut Tubagus cukup jauh.

"Awalnya saksi tukang warung bilang, dekat. Lalu kita telusuri dengan berjalan. Dari TKP, kalau menyeberang masuk perumahan di mana jam 10 sudah di portal. Di seberang ada makam dan danau, nah si orang yang dilihat itu ada di sana dan kata saksi orang itu jalan kesana lagi, lalu diikuti. Ini ternyata keberadaan dua orang yang dilihat cukup jauh, dengan lokasi korban meninggal," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved