Berita Tangerang

Pemakaian Meningkat, Masyarakat Tak Mampu di Kota Tangerang Dapat Cicil Bayar PDAM

Dodi mengungkapkan bahwa selama pandemi pemakaian air di rumah tangga mengalami kenaikan signifikan.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Direktur PDAM Tirta Benteng, Sumarya, saat menggelar jumpa pers di Kantor PDAM Kota Tangerang 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang melakukan sejumlah terobosan dalam segi pelayanan. Khususnya saat kondisi pandemi seperti ini.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur Utama PDAM TB Kota Tangerang, Sumarya. Ia menjelaskan pihaknya melakukan berbagai inovasi terhitung mulai pertengahan Maret 2020 memasuki musim pandemi.

"Tentunya pelayanan harus lebih maksimal. Air bersih sangat dibutuhkan masyarakat. Mulai dari cuci tangan dan juga disinfektan," ujar Sumarya saat berbincang hangat dengan Warta Kota di Kantor PDAM TB Kota Tangerang, Kamis (23/7/2020).

BREAKING NEWS: Suami Pukul dan Tendang Istri di Tangsel Hingga Tewas

Anies Baswedan Bakal Terus Mencari Warga Positif Virus Corona

Sumarya mengungkapkan bahwa selama pandemi pemakaian air di rumah tangga mengalami kenaikan signifikan.

Namun untuk industri, niaga, bahkan Bandara Internasional Soekarno Hatta menurun drastis pemakaiannya.

"Di masa pandemi ini memang pembayaran sangat tersendat. Masyarakat lebih memilih mendahulukan kebutuhan pokok lainnya. Kalau nunggak bayar, tidak kami langsung putus, masih diberikan kesempatan hingga bulan ketiga," imbuh Sumarya.

Sumarya menyatakan bahwa pada prinsipnya pihaknya melakukan imbauan terlebih dulu bagi mereka yang ekonominya lagi sulit. Terlebih dalam kondisi pandemi saat ini.

"Ada peraturan Direksi kamk buat. Kami tahu persis ekonomi masyarakat sulit pada pandemi ini. Makanya pembayaran tagihan bisa dicicil," tutur Sumarya. 

Bunga Citra Lestari Menahan Tangis saat Menyanyikan 12 Tahun Terindah

Masyarakat Ekonomi Sulit Bisa Cicil Tagihan Pembayaran PDAM TB Kota Tangerang

Sementara itu, Sumarya menyatakan bahwa jajarannya juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Begitu juga dalam menghadapi new normal atau tatanan hidup baru.

"Protokol kesehatan ditempuh. Ini rangkaian kesatuan bagaimana kami mengedepankan pelayanan tetap harus dijaga dan juga kualitas," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved