Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Pelaku Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Bogor Dapat Bantuan dari Kemenparekraf

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyelenggarakan program pemberian bantuan Bahan Pokok dan Lauk Siap Saji (BaLaSa).

Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Fahmy Alaydroes, MM, dan Direktorat Pemasaran Pariwisata Regional III, Havier Essa Pradana, secara simbolis menyerahkan paket sembako tersebut ke Ida Nyoman Heru Siswoyo 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Pandemi Covid-19 membuat pelaku usaha pariwisata dan industri kreatif terpukul. Banyak di antaranya mereka yang tutup dan kesulitan keuangan.

Sebab itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyelenggarakan program pemberian bantuan Bahan Pokok dan Lauk Siap Saji (BaLaSa).

Pemberian bantuan dari program BaLaSa itu dilakukan di Desa Cihideung Udik Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor pada 23 Juli 2020.

Program BaLaSa merupakan inisiasi Kemenparekraf untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat khususnya pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dalam menggalang kekuatan bersama untuk saling tolong-menolong menanggulangi dampak dari Covid-19.

Yayasan Cihideung Udik Mulia diamanahi sebagai lembaga yang menyalurkan bantuan 406 paket sembako dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Fahmy Alaydroes, MM, dan Direktorat Pemasaran Pariwisata Regional III, Havier Essa Pradana, secara simbolis menyerahkan paket sembako tersebut ke Ida Nyoman Heru Siswoyo selaku Pembina Yayasan dan pelaku MICE di Kabupaten Bogor Jawa Barat.

"Semoga bermanfaat dan bisa meringankan beban masyarakat khususnya pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di Kabupaten Bogor dan Indonesia pada umumnya yang terdampak Pandemi Covid-19," ujar Havier Essa Pradana.

Jadi Anggota Komite Kompetisi AFC, Endri Erawan Siap Kerja Maksimal

Ingin Jadi Animator Film Terkenal? Simak Kiat-kiat Penting dari Rini Sugianto

Fahmy Alaydroes menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk menjalin persahabatan antara pemerintah dan anggota DPR RI Komisi X dengan pelaku usaha parekraf serta membantu stakeholders terkait untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kebiasaan baru di masa pandemi.

“Menjalin persahabatan merupakan bentuk rasa hormat kami kepada pengelola, pelaku usaha parekraf, maupun masyarakat yang terkait untuk bersama-sama memulihkan desinasi wisata yang terpuruk. Dengan adanya gerakan BaLaSa ini diharapkan masyarakat terdorong untuk saling mengedepankan kepentingan bersama dan mendorong perbaikan indikator kebersihan dan higienitas serta keselamatan dan kelestarian lingkungan destinasi wisata,” kata Fahmy Alaydroes.

Fahmi Alaydroes menambahkan bahwa  program BaLaSa merupakan sebuah program sosial bagi pelaku parekraf yang diwujudkan dengan pemberian bantuan Bahan Pokok dan Lauk Siap Saji.

“Kami berterima kasih dan berharap bantuan ini dapat membantu para pengelola maupun pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di daerah destinasi wisata Kabupaten Bogor. Kondisi pandemi saat ini mengharuskan seluruh lapisan masyarakat untuk saling bergotong royong dan memberikan semangat satu sama lain untuk menghadapi tatanan kehidupan baru pascapandemi Covid-19,” ujar Ida Nyoman Heru Siswoyo

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved