Breaking News:

Liga 1

Manahati Lestusen Ingin PSSI Mempermanenkan Kebijakan Pemberdayaan Pemain Muda di Liga 1

Gelandang Persikabo 1973, Manahati Lestusen, setuju terkait wacana penggunaan dua pemain U-20 dalam lanjutan Liga 1 2020 yang bergulir Oktober.

Warta Kota/Banu Adikara
Manahati Lestusen 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Gelandang Persikabo 1973, Manahati Lestusen, setuju terkait wacana penggunaan dua pemain U-20 dalam lanjutan Liga 1 2020 yang bergulir Oktober mendatang. Bahkan, dia ingin kebijakan itu permanen.

Pemain berusia 26 tahun ini mengatakan bahwa regulasi tersebut harus dipatenkan bukan hanya untuk persiapan Piala Dunia U-20 2021, melainkan peraturan tersebut dapat memacu semangat dan motivasi pemain muda.

"Kalau bisa, aturan memainkan pemain muda itu tidak hanya untuk Piala Dunia U-20. Tapi, diterapkan setiap saat," ujarnya.

Manahati Lestusen sedang berlatih di Lapangan Arcici, Jakarta
Manahati Lestusen sedang berlatih di Lapangan Arcici, Jakarta (Istimewa)

"Karena kalau pemain muda mempunyai menit bermain yang banyak di Liga tentu nanti juga berimbas ke Timnas," lanjutnya.

"Timnas kuat, karena pemain mudanya terasah berkat menit main di liga yang banyak," tuturnya.

Menurut Manahati, kesempatan pemain muda menunjukkan kemampuannya harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Manahati Lestusen mendapatkan perawatan saat sesi latihan di Stadion Pajajaran, Selasa (22/10/2019).
Manahati Lestusen mendapatkan perawatan saat sesi latihan di Stadion Pajajaran, Selasa (22/10/2019). (Tribunnews Bogor/Yudistira Wanne)

Tak hanya itu, terkait pergantian lima pemain dalam satu pertandingan di Liga 1 2020, Manahati mengatakan bahwa wacana tersebut sangat bagus.

"Saya sepakat dengan pergantian lima pemain. Karena pasti jadwal padat karena dikejar harus beres Februari. Itu berarti ada salam satu pekan tiga pertandingan, nah jika pergantian lima pemain itu bisa meminimalisasi pemain kelelahan dan cedera," ungkapnya.

Manahati juga menyoroti protokol kesehatan yang menjadi aspek penting saat kompetisi Liga 1 2020 kembali digulirkan.

Pemain Persib Bandung Kim Jeffrey Kurniawan diganjal pemain PS Tira Persikabo Manahati Lestusen saat berebut bola dalam pertandingan Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (2/2/2019). Persib Bandung kalah 1-2 dari PS Tira Persikabo.
Pemain Persib Bandung Kim Jeffrey Kurniawan diganjal pemain PS Tira Persikabo Manahati Lestusen saat berebut bola dalam pertandingan Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (2/2/2019). Persib Bandung kalah 1-2 dari PS Tira Persikabo. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Menurutnya, seluruh elemen yang berada di ruang lingkup sepak bola wajib mengutamakan kesehatan dan keselamatan.

"Saya rasa, faktor keselamatan dan kesehatan sangat penting. Untuk itu, pelaku pesepak bola tidak boleh mengabaikan hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan," ujarnya.

Pemain tim nasional Manahati Lestusen dan Lerby Eliandry berduel di udara saat latihan di Sekolah Pelita Harapan, Karawaci,  Tangerang, Senin (12/12)
Pemain tim nasional Manahati Lestusen dan Lerby Eliandry berduel di udara saat latihan di Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Senin (12/12) (Warta Kota/Feri Setiawan)

Lebih lanjut, Manahati berharap kompetisi Liga 1 2020 berjalan dengan lancar dan seluruh pelaku pesepak bola terjaga kesehatannya.

"Sama seperti pesepak bola lainnya, saya berharap kompetisi kembali segera dilanjutkan. Namun, tetap harus dengan mengikuti aturan pemerintah dan protokol kesehatan yang ketat," jelasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved