Breaking News:

Liga 1

Legenda Persita Tangerang Sebut Wajar Pelatih Sepak Bola Digaji Tinggi

Legenda Persita Tangerang yang kini melatih Persita Tangerang U-18, Ilham Jaya Kusuma, menganggap wajar jika pelatih sepak bola digaji tinggi.

Dokumentasi Persita
Ilham Jaya Kesuma, Pelatih Persita Tangerang U-18. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Legenda Persita Tangerang yang kini melatih Persita Tangerang U-18, Ilham Jaya Kusuma, menganggap wajar jika pelatih sepak bola digaji tinggi.

Hal ini karena banyak tanggung jawab yang dibebankan kepada juru taktik dibandingkan kepada pemain.

Ilham yang pernah aktif bermain sekitar 17 tahun mengatakan, tugas sebagai pemain lebih pada latihan dan bermain. 

Zikri Akbar, bek kiri Persita Tangerang.
Zikri Akbar, bek kiri Persita Tangerang. (Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang)

"Pemain tidak memikirkan performa pemain, psikologis, taktikal, karakter pemain dan kondisi pemain bagaimana," ujarnya.

"Pemain lebih fokus pada latihan dan bertanding. Namun, pelatih memikirkan itu semua," ucapnya dalam bincang Persita yang dibagikan Yetta Angelina-media officer Persita Tangerang kepada Warta Kota, akhir pekan kemarin.

 Ilham pun merasakan beban sebagai pelatih yang jauh lebih kompleks sehingga menganggap wajar pelatih dibayar tinggi oleh sebuah klub.

Selain kondisi di dalam tim yang meliputi pemain dan taktikal, pelatih juga harus menganalisis kekuatan lawan, pemain lawan, hingga variabel lain seperti keadaan lapangan lawan sehingga mampu mempersiapkan tim secara baik.

Redi Rusmawan (depan kiri) gelandang Persita Tangerang, saat berlatih Januari2020.
Redi Rusmawan (depan kiri) gelandang Persita Tangerang, saat berlatih Januari2020. (Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang)

"Untuk di dalam tim, selain menjadi juru nahkoda, pelatih turut menjadi sosok teman, orang tua bagi pemain," tandasnya.

Ilham saat ini dipercaya Persita Tangerang U-18. Mantan penyerang Persita ini dikenal dengan penempatan posisi yang baik di kotak penalti, sehingga sempat dijuluki Fillipo Inzaghi Indonesia.

Menjadi pelatih sepak bola nyatanya sudah bagian dari rencana Ilham sejak memutuskan pensiun dari sepak bola tahun 2013 silam.

Menjadi pelatih, ia ingin membagikan segudang pengalamannya kepada pemain.

Tim Persita Tangerang.
Tim Persita Tangerang. (ANTARA/HO/Persita)

Tahun 2013 pun menjadi tahun pertamanya ikut kursus kepelatihan dengan lisensi C.

Memasuki tahun 2018, dirinya baru memperdalam ilmu kepelatihan dengan mendapatkan lisensi B.

"Saya dulu tidak begitu mengikuti saat tahun 2013 silam. Di tahun 2018 baru saya mengerti filanesia (filosofi yang menjadi dasar sepak bola) Indonesia, jadi saya perdalam," ujar Ilham.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved