Breaking News:

Virus Corona Tangsel

RLC Kota Tangsel Pulangkan Pasien Covid-19, Suhara : Masyarakat Tak Perlu Khawatir

RLC Kota Tangsel Pulangkan Pasien Covid-19 Sesuai Pedoman Kemenkes Dan WHO, Suhara : Masyarakat Tak Perlu Ada Penolakan Lagi

Warta Kota
Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang saat ditemui di RLC Kota Tangsel, Ciater, Serpong. 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangsel kembali memulangkan pasien virus corona atau covid-19 sejak dioperasikan 16 April 2020 lalu.

Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang mengungkapkan sebanyak 178 orang telah tercatat menghuni rumah perawatan dan isolasi khusus kasus covid-19 ini.

Dari jumlah pasien tersebut, tercatat ada sebanyak 154 orang telah sembuh usai menjalani masa perawatan dan isolasi di RLC Kota Tangsel.

"Dari tanggal 16 April sampai 24 Juli hari ini, semenjak diresmikannya RLC Kota Tangsel sudah merawat 178 orang yang terdiri dari 21 ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan 157 PDP (Pasien Dalam Pengawasan)," kata Suhara saat ditemui di kawasan RLC Kota Tangsel, Serpong pada Jumat (24/7/2020).

Pedagang Kerang Tewas Dalam Tawuran Antar Kelompok di Kalibaru

"Jadi kalau secara total yang sudah pulang itu 154 orang, dimana terbagi yang dari RLC sendiri 141 orang. Kemudian kan ada yang ahli rawat ke Rumah Sakit Umum (RSU) sebanyak 18 orang dan 13 orang sudah pulang. Jadi keseluruhannya 154 orang telah dipulangkan," lanjutnya.

Hari Kedua Operasi Patuh Jaya, Polisi Tilang Sebanyak 1.601 Pengendara

Perjanjian Damai PKPU PT KCN Disahkan, Majelis Hakim Minta Semua Pihak Hormati Keputusan

Suhara menjelaskan prosedural RLC Kota Tangsel dalam menyatakan sembuhnya para individu terpapar covid-19 telah sesuai dengan pedoman Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) tentang penanganan pasien covid-19.

Menurutnya pedoman yang dikelurakan Kemenkes merupakan jurnal penelitian yang digunakan badan organisasi kesehatan dunia atau WHO dalam melakukan penanganan situasi pandemi covid-19 ini.

Brigjen Prasetijo Utomo Bantah Terima Uang Dalam Pembuatan Surat Jalan Joko Tjandra

Karenanya, Suhara menegaskan agar masyarakat tak melakukan penolakan terhadap seseorang yang dipulangkan usai menjalani masa perawatan dan isolasi di RLC Kota Tangsel.

"Memang perlu dipahami bahwa covid ini kan berkembang atau berubah pedomannya karena memang kan jenis penyakit yang tidak hanya di Indonesia saja, tapi mendunia," jelas Suhara.

"Sehingga pedoman itu kan harus disesuaikan dengan perkembangan yang ada. Nah revisi keempat itu kan merujuk kepada dua kali swab negatif selama 24 jam maka dikatakan itu sembuh dan boleh pulang," tambahnya.

"Tapi sekarang kriteria pedoman Kemenkes versi lima yang itu juga dari beberapa penelitian atau jurnal-jurnal secara dunai atau WHO. Maka kriteria itu berubah tetap bisa dua kali swab negatif, tapi tadi ada kriteria tanpa gejala selama 14 hari dan lain sebagainya itu bisa masuk kriteria untuk dipulangkan," tutup Suhara. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved