Breaking News:

Tawuran

Pedagang Kerang Korban Tawuran Antar Kelompok yang Tewas di Kalibaru Adalah Anggota Geng BS

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, korban sehari-harinya bekerja sebagai pedagang kerang.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Polres Metro Jakarta Utara konferensi pers ungkap kasus tawuran yang menewaskan satu orang warga di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (24/7). 

WARTAKOTALIVE.COM, KOJA - MRN yang merupakan korban tewas tawuran antar pemuda di sekitar Krematorium Cilincing, tepatnya di RT 09/RW 04 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (18/7) silam  adalah seorang pedagang kerang.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, korban sehari-harinya bekerja sebagai pedagang kerang di sekitar lokasi.

"Dia itu pekerjaan sehari-harinya sebagai tukang kerang," kata Wirdhanto, Jumat (24/7).

Wirdhanto menambahkan bahwa meski demikian, MRN merupakan anggota dari kelompok geng BS. Korban tewas setelah ditusuk menggunakan celurit oleh HB, anggota kelompok Gang Buntu.

"Dia itu dari geng BS. Ada korban satu lagi (MRF) terkena luka di tangan, dari geng Buntu," ucap Wirdhanto.

Gangguan Jiwa, Seorang Remaja Dipasung Selama Tujuh Tahun Dievakuasi, Ibunya Lumpuh Menderita Polio

Gabung Koalisi Tertata Adil Sejahtera, PKS Tak Lagi Ngotot Sodorkan Kadernya Dalam Pilkada Depok

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto, mengatakan, tawuran antar pemuda itu dipicu hal sepele karena adanya saling ejek satu kelompok dengan lainnya.

“Jadi kejadian dipicu adanya saling mengejek antara dua kelompok tersebut,” ungkap Budhi.

Sementara itu dari kelompok Geng BS berinisial MRF juga menjadi korban setelah mengalami luka sayatan cukup dalam pada tangan kirinya. Hanya saja nyawa korban berhasil diselamatkan.

Empat pelaku tawuran yang menewaskan seorang korban pun ditangkap yakni berinisial HB (30), JP (21), ES (27), dan IK (30). Mereka merupakan berasal dari dua kelompok yang berbeda.

Adapun tersangka HB, JP, serta ES merupakan anggota dari kelompok geng Buntu. Sementara untuk tersangka IK berasal dari kelompok seteru tersangka lainnya yakni geng BS.

Koalisi Tertata Adil Sejahtera Belum Tentukan Siapa Pendamping Mohammad Idris di Pilkada Depok 2020

Koalisi Tertata Adil Sejahtera Belum Tentukan Siapa Pendamping Mohammad Idris di Pilkada Depok 2020

Khusus tersangka HB dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan karena menghilangkan nyawa korban MRN.

Dua pelaku lainnya, JP dan ES dikenakan Pasal 358 KUHP karena turut campur penyerangan. Sementara tersangka IK dikenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Selain empat pelaku yang sudah tertangkap, polisi masih mengejar tiga pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat tawuran yakni JL, AS, dan AD. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved