Breaking News:

Partai Politik

Mengapa Rencana Megawati Soekarnoputri Meregenerasi Total PDIP pada 2024 Diragukan Pengamat?

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berencana meregenerasi total partainya pada 2024. Namun rencana tersebut diragukan, kenapa?

Twitter @PDI_Perjuangan
Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri menandatangani prasasti peresmian 20 kantor PDIP, Rabu (22/7/2020). Mega berencana melakukan regenerasi total PDIP mulai 2024 meski diragukan pengamat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berencana meregenerasi total partainya pada 2024.

Namun rencana tersebut diragukan karena karakter PDIP sendiri sebagai sebuah parpol. 

Adalah Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago yang meragukan, rencana Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu.

Resmi Jadi Calon Wali Kota Solo, Gibran Ucapkan Terimakasih pada Megawati Soekarno Putri

Ingat Pesan Bung Karno, Megawati Perintahkan Calon Kepala Daerah Dukung Jokowi Hadapi Covid-19

Selama ini, ia menilai, PDI Perjuangan merupakan partai politik oligarki dengan figur Soekarno sebagai sosok pemersatunya.

Sehingga, sekali pun rencana regenerasi total muncul, kecil kemungkinan partai tersebut akan dipimpin oleh sosok di luar trah Soekarno.

"Saya sering mengatakan bahwa PDIP adalah partai oligarki, partai keluarga yang sahamnya dimiliki trah Soekarno. Soekarno itu tak bisa dipisahkan," kata Pangi kepada Kompas.com, Jumat (24/7/2020).

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri memberikan penjelasan saat pengumuman kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada serentak 2020 di Jakarta, Rabu (19/2/2020). PDIP secara remsi mengumumkan 49 pasangan untuk diusung dalam Pilkada 2020.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri memberikan penjelasan saat pengumuman kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada serentak 2020 di Jakarta, Rabu (19/2/2020). PDIP secara remsi mengumumkan 49 pasangan untuk diusung dalam Pilkada 2020. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Sosok figur itu pula, menurut dia, yang pada akhirnya membuat kader-kader PDI Perjuangan di daerah selalu patuh terhadap instruksi yang disampaikan oleh Megawati.

Meski demikian, ia mengatakan, bukan berarti tidak ada kader lain yang lebih pantas untuk memimpin PDI Perjuangan.

Bahkan, ia menyebut, kader-kader tersebut memiliki sosok kepemimpinan yang lebih baik dibandingkan keturunan Soekarno.

Analis Sebut Majunya Gibran dalam Pilkada Solo 2020, Membuat Citra Jokowi Terancam

Namun, ia ragu, sosok itu akan muncul bila nantinya proses regenerasi itu terjadi.

Halaman
123
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved