Breaking News:

Pilkada Depok

Gabung Koalisi Tertata Adil Sejahtera, PKS Tak Lagi Ngotot Sodorkan Kadernya Dalam Pilkada Depok

Gabung Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS), PKS Tak Lagi Ngotot Sodorkan Kadernya Sebagai Calon Pemimpin Depok Dalam Pilkada Depok 2020

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat memberikan keterangan terkait kesiapan Kota Depok menghadapi New Normal pasca berakhirnya PSBB pada 4 Juni mendatang, Senin (1/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Depok Hafidz Nasir mengatakan pihaknya belum menentukan siapa yang akan dipilih untuk menjadi calon wakil wali kota Depok mendampingi petahana Mohammad Idris.

Dengan keputusan PKS bergabung dengan Tertata, Hafidz mengatakan keputusan mengenai nama calon wakil wali kota Depok akan disampaikan selanjutnya.

Hal itu menunggu dari hasil keputusan bersama antara PKS dan koalisi Tertata yang kini telah tergabung dalam koalisi bernama Tertata Adil Sejahtera (TAS).

"Ya itu nanti akan kita obrolin lagi siapa nama calon wakilnya," tutur Hafidz kepada wartawan di kawasan Tapos, Depok, Jumat (24/7/2020).

Koalisi Tertata Adil Sejahtera Belum Tentukan Siapa Pendamping Mohammad Idris di Pilkada Depok 2020

Hafidz pun tak bisa secara gamblang apakah PKS tetap kukuh menyodorkan tiga nama kadernya sebagai bakal calon wakil wali kota dari hasil Pemilihan Raya (Pemira) internal PKS.

Sebab, dalam pemberitaan sebelumnya, PKS tampak menggebu-gebu memunculkan kadernya sebagai calon pemimpin di ranah eksekutif Kota Depok, dari hasil Pemira yang telah dilakukan sejak tahun lalu.

Manfaatkan Momen Pandemi, Krisna Murti Ciptakan Lagu Berjudul PHP Tentang Pengalaman Hidupnya

"Nanti kita lihat seperti apa kesepakatannya, ya apakah calonnya dari tiga nama ini (hasi Pemira) atau seperti apa, ini nanti akan dibahas lagi bersama-sama," tuturnya.

Ketiga nama yang dikerucutkan dari hasil Pemira adalah Hafidz Nasir, Tengku Farida Rachmayanti, dan Imam Budi Hartono.

PAN, PPP, dan Demokrat Kukuhkan Diri Dalam Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS) Usung Mohammad Idris

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan pihaknya tetap akan mendorong tiga nama tersebut untuk duduk sebagai pemimpin di Kota Depok.

Dengan diusungnya Idris sebagai petahana untuk merebut periode keduanya, bisa jadi PKS hanya akan menempatkan salah satu nama dari Pemira untuk maju sebagai calon wakil wali kota Depok.

Sebagai parpol penguasa 12 kursi di parlemen pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, PKS tentunya memiliki kekuatan besar untuk dapat menempatkan kadernya untuk mendampingi Idris.

Tips Menjadi Enterpreneur Ala Christian Sugiono : Mental Harus Kuat dan Kerjakan yang Kalian Suka

Nama Imam Budi Hartono pun diisukan akan mengisi pada posisi bakal calon wakil wali kota Depok mendampingi Idris.

Akan tetapi sampai hari ini, PKS masih menyimpan erat-erat amunisi tersebut.

Alasannya sebagai strateginya dalam memenangkan kembali tahta di ranah eksekutif yang telah dikuasai sejak 2005 lalu.

PKS tercatat telah berkuasa selama tiga periode atau 15 tahun menduduki kursi orang nomor satu di Kota Depok.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved