Breaking News:

Pilkada Tangsel

Dua Pejabat Pemkot Bakal Bertarung di Pilkada, Muhamad: Biar Masyarakat Memilih, Ben: Saya Akan Cuti

Muhamad mengatakan dirinya tetap mengormati Ben sebagai atasanya dalam birokrasi pemerintahan di Kota Tangsel.

Warta Kota/Banu Adikara
Rekapitulasi pemilih dan penggunaan hak pilih Pilkada Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL --- Dua pejabat lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bakal saling bertarung pada kontestasi Pilkada 2020 Kota Tangsel.

Dua pejabat itu ialah, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Muhamad.

Pertarungan antar kedua pejabat itu pun ditanggapi oleh masing-masing kandidat.

Muhamad mengatakan dirinya tetap mengormati Ben sebagai atasanya dalam birokrasi pemerintahan di Kota Tangsel.

“Enggak masalah, secara pribadi kan tetap saling menghormati, saling menghargai. Tapi kalau masalah demokrasi ya biarkan saja masyarakat yang menentukan. Secara kedinasan beliau memang atasan saya kan begitu. Pak Benyamin, Ibu Airin itu atasan saya, ya secara kedinasan kita wajib hormat,” ucap Muhamad saat dikonfirmasi, Tangsel, Kamis (23/7).

Muhamad pun menilai dalam pertarungan Pilkada 2020 Kota Tangsel, dirinya sepenuhnya menyerahkan hak memilih kepada masyarakat Kota Tangsel.

“Tapi dalam Pilkada, secara demokrasi, ya itu pilihan masyarakat kan begitu. Menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk memilih. Kan kita bicara demokrasi jadinya ya hak masyarakat nantinya akan memilih siapa,” jelasnya.

Sementara Benyamin Davnie menilai bila kontestasi Pilkada tak semestinya membatasi kandidat dengan menetapkan asal-usulnya.

Ia hanya meminta agar para balon yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat bersikap profesional dalam tanggung jawab profesinya.

Pasalnya, persiapan dalam kontestasi Pilkada dapat menyita waktu para kandidat yang mencalonkan dirinya.

“Ya pasti akan sangat berpengaruh, karena kan kerja administrasi pemerintahan itu relatif sangat padat. Makanya itu diwajibkan untuk cuti. Makanya saya juga kan nanti setelah mendaftarkan diri saya akan cuti. Sudah ada hak cutinya,” kata Ben saat dikonfirmasi, Tangsel, Kamis (23/7).

“Tapi memang akan sangat berpengaruh jadi itu kenapa makanya ASN enggak boleh berpolitik, kalau mau berpolitik harus keluar dari ASN,” ucapnya.

Kubu Benyamin sendiri telah mendapat dukungan dari Partai Golkar dengan sepuluh kursi di DPRD Kota Tangsel sekaligus disandingkan dengan bakal calon (balon) Pilar Saga Ichsan. Bahkan PPP ikut mendukungnya.

Sementara, kubu Muhamad mendapat sokongan dari Partai Gerindra yang menyandingkannya dengan balon Wakil Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Paslon Muhamad -Rahayu Saraswati turut didukung Partai Hanura.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved