Berita Nasional

CEGAH Pembobolan Rekening Bank, Jangan Buang Struk Sembarangan Usai Transaksi di ATM

Jika menemukan aktivitas mencurigakan seperti pengambilan struk ATM pada lokasi ATM yang bukan dilakukan oleh petugas bank, segera lapor ke petugas.

Tribunnews.com
Kantor Otoritas Jasa Keuangan. OJK Sulawesi Tenggara imbau kepada masyarakat, khususnya nasabah bank, agar tidak membuang sembarangan struk ATM ketika selesai melakukan transaksi, Jumat (24/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau kepada masyarakat, khususnya nasabah bank, agar tidak membuang sembarangan struk ATM ketika selesai melakukan transaksi guna mencegah modus baru pembobolan rekening bank melalui struk.

"Kita mengimbau agar masyarakat tidak membuang sembarangan struk ATM, atau memilih alternatif lain dalam rangka meminimalisasi pencetakan transaksi seperti pilihan fitur tampilan saldo rekening/transaksi pada layar ATM, penggunaan SMS banking, hingga penggunaan mobile banking," kata Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution, di Kendari, Jumat (24/7/2020).

Fredly mengungkapkan, jika menemukan aktivitas mencurigakan seperti pengambilan struk ATM pada lokasi ATM yang bukan dilakukan oleh petugas bank atau pihak berwenang lainnya agar segera melaporkan ke petugas keamanan atau pihak bank.

"Kita juga imbau agar menginformasikan kepada petugas keamanan, pihak bank atau menghubungi call center bank terkait jikalau menemukan aktivitas mencurigakan seperti pengambilan struk ATM pada lokasi ATM," ujar Fredly.

Ia juga meminta kepada nasabah bank agar rutin melakukan pengecekan transaksi atau saldo rekening dan segera menghubungi call center atau pihak bank jika menemukan transaksi tidak wajar.

 BREAKING NEWS: Seorang Pria Ditemukan Meninggal, Halte Transjakarta Slipi Langsung Ditutup

 Tak Hanya Siksa, Ayah di Duden Sawit Juga Perbudak Anak Kandungnya dan Tidak Biayai Sekolah

"Perlu kami informasikan bahwa data personal atau sensitif nasabah harus dijaga dengan baik karena kelalaian nasabah dalam mengamankan data dimaksud dapat meningkatkan risiko yang akan merugikan nasabah," tutur Fredly.

Selain itu, OJK juga meminta kepada perbankan untuk meningkatkan pengamanan lokasi ATM, termasuk monitoring CCTV dalam rangka mengantisipasi aktivitas tidak wajar.

Kemudian, lanjutnya, membersihkan lokasi ATM, khususnya tempat pembuangan struk ATM secara berkala dengan melakukan penghancuran atas struk dimaksud sebelum dibuang ke luar area bak.

"Ketiga meningkatkan Know Your Customer (KYC) serta due diligent atas pembukaan rekening, penggatian kartu, dan setiap transaksi nasabah, khususnya berkaitan dengan penarikan dana. Keempat proaktif melakukan edukasi kepada nasabah atau konsumen secara berkelanjutan, khususnya terkait pengamanan dalam penggunaan produk/layanan," katanya.

 Anies Baswedan Ikut Tandu Keranda Jenazah Petugas PPSU Korban Tabrak Lari di Kelapa Gading

Ilham Bintang Jalani Sidang Perdana Pembobolan Rekening

Kasus pembobolan rekening juga terjadi di Jakarta, korbannya menimpa publik figur, dan kasusnya telah ditangani pihak yang berwajib.

Adalah Ilham Bintang, tokoh media yang menjadi korban pembobolan rekening.

Dalam persidangan, Ilham Bintang memohon agar Pengadilan Negeri Jakarta Barat menghadirkan petugas pengurus SIM Card di persidangan.

 Sehari Pascakampanye Presiden AS, Kanye West Berniat Ceraikan Kim Kardashian

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved