Breaking News:

Operasi patuh jaya

3.162 Orang KedapatanTidak MengenaknMasker Saat Petugas Gelar Razia di Hari Pertama

Satpol PP hanya menyasar pelanggar protokol pencegahan Covid-19. Misalnya tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Sejumlah warga terjaring petugas Satpol PP Jakarta Pusat saat mengelar operasi kepatuhan masker sesuai pergub 51 tahun 2020 di Senen Jakarta Pusat. Rabu (22/7). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Satpol PP DKI Jakarta mencatata jumlah warga yang tidak mengenakan masker di hari pertama Operasi Patuh Jaya pada Kamis (23/7/2020) ada 3.162 orang. Sementara, pada Jumat (24/7/2020), jumlah pelanggar menurun hingga menembus 3.000.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, dalam operasi itu petugas Satpol PP hanya menyasar pelanggar protokol pencegahan Covid-19. Misalnya tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak. Sementara untuk kelengkapan berkendara bagi pengendara motor menjadi kewenangan Polri. “Operasi gabungan ini melibatkan Polri, TNI dan Dishub dari Kamis (23/7) sampai Rabu (5/8),” kata Arifin pada Jumat (24/7/2020).

“Semua serentak di berbagai tempat baik di ruas jalan, keramaian umum dan pelanggaran tertinggi adalah penggunaan masker,” lanjut Arifin. Dia menegaskan, bagi para pelanggar yang tidak memakai masker telah dikenakan sanksi denda Rp 250.000 dan sanksi sosial berupa membersihkan fasilitas umum. Untuk jumlah yang dikenakan denda Rp 250.000 ada 600 orang, sedangkan sanksi sosial ada 2.500 orang.

Kemensos Digdaya, Anggarannya Besar, Penyerapannya Cepat, Raih WTP Keempat Kali

VIDEO: Nia Ramadhani Gelar Konser Musik Virtual Lewat Yayasan KITA

Pengenaan sanksi ini telah tercantum dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 41 tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di DKI Jakarta. Payung hukum itu diundangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 30 April 2020.

“Saya pastikan operasi semakin gencar dan dilakukan di semua jalan utama, termasuk yang ada keramaian. Kami berharap operasi ini meningkatkan kepatuhan warga terutama soal protokol pencegahan Covid-19,” jelas Arifin.
Arifin menambahkan, alasan para pelanggar yang tidak memakai masker cenderung bervariasi. Ada yang lupa membawanya, ada yang berkilah karena perginya tidak terlalu jauh dari rumah, hingga merasa jenuh.

Bahkan sebagian, kata dia, menganggap situasi Jakarta sudah normal dari Covid-19, sehingga mereka enggan memakai masker. “Saya tekankan, wabah masih ada sehingga masyarakat harus mematuhi protokol 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan rajin,” imbuhnya.

Arifin menyebutkan, sebanyak 37.883 orang di DKI Jakarta terkena sanksi karena tidak memakai masker saat bepergian. Jumlah ini merupakan data sejak 5 Juni hingga 23 Juli 2020. "(Yang disanksi karena tidak memakai) masker 37.883 orang. Yang didenda 3.383, sisanya kerja sosial," ucap Arifin. Dari total tersebut, jumlah yang disetorkan ke kas daerah melalui Bank DKI adalah Rp 570,51 juta.

Layanan Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Dialihkan Setelah Ada Lima Pegawai yang Positif Covid-19

VIDEO: Hafal Lima Juz Al Quran, Gratis Kambing Buat Lebaran Haji

Menurut Arifin, target razia pelanggaran protokol Covid-19 bagi masyarakat adalah jalan-jalan utama. "Ruas jalan utama yang ramai. Yang kemarin kami lakukan di Kramat Jati juga, di Jakarta Islamic Center, Pasar Pagi Asemka. Semua tempat kerumunan," tuturnya.

Sanksi bagi warga yang tidak mengenakan masker diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di DKI Jakarta.

Pergub ini dimaksudkan sebagai dasar pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan PSBB. Baca juga: Semua Kelurahan di Jakarta Masuk Zona Merah Covid-19, Tak Ada Lagi yang Nol Kasus Dalam Pasal 4 Pergub tersebut, terdapat tiga sanksi bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved