Breaking News:

Kriminalitas

Ponsel Digasak Pencuri saat Korban Tidur di Teras Rumah, Pelaku Dibekuk Warga

Pencurian ponsel terjadi di Kampung Ciketing RT 01 RW 07 Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Istimewa
Pelaku pencurian ponsel di teras rumah di Bantar Gebang, Kota Bekasi, dibekuk, Rabu (22/7/2020). Saat ini, pelaku mendekam di Polsek Bantar Gebang. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Polsek Bantar Gebang Polres Metro Bekasi Kota menangkap pelaku pencurian telepon seluler milik warga.

Pencurian ponsel  terjadi di Kampung Ciketing RT 001/RW 007 Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (22/7/2020).

Pelaku mencuri ponsel milik warga saat korban sedang tertidur di teras rumah.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing menjelaskan, aksi pencurian ponsel itu terjadi, Rabu pukul 03.00 WIB.

Cegah Tawuran dan Pencurian Motor, Polsek Kebon Jeruk Patroli Malam Minggu

Pura-pura Tukar Receh, Pengamen Gasak Ponsel Pekerja Laundry di Cengkareng

Pelaku ditangkap, setelah korban atas nama RA terbangun dan berusaha mengejar pelaku.

"Akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan dibawa ke Polsek Bantar Gebang," kata Erna seperti dikutip dari keterangan persnya, Kamis (23/7/2020).

Kronlogi pencurian ponsel,  korban RA sedang tidur di teras rumah. Ponsel merek Oppo V5 disimpan di saku celana korban.

Kemudian, pelaku berinisial SK, masuk ke dalam teras rumah korban. Dia melompati pagar rumah korban.

Panjat Lantai Dua Rumah Warga, Pencuri Ponsel Tertangkap Basah, Mengaku Terjerat Utang Online

4 Remaja Jadi Korban Hipnotis di Bundaran Hotel Indonesia, 2 Ponsel Digasak Pelaku

Lantas, pencuri langsung menggasak ponsel yang disimpan korban di saku celananya.

"Disitu korban terbangun dan langsung mengejar pelaku yang langsung kabur. Tapi berhasil diamankan warga yang lagi jaga malam," kata Erna.

Kini tersangka SK tengah dalam proses penyelidikan kasus pencurian ponsel di Mapolsek Bantar Gebang.

Atas perbuatannya pelaku dapat diancam  pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Ancaman hukuman pidana terhadap pelaku penjara maksimal tujuh tahun. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved