Aksi KKB Papua

Mendagri Tito Karnavian Siap Tambah Pasukan Jika Masih Kurang untuk Tangkal Teror KKB Papua

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan siap menambah pasukan di Papua jika dirasa masih kurang.

Editor: Andy Pribadi
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat mengikuti rapat kerja dengan Komite I DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019). Rapat tersebut membahas isu-isu terkait otonomi daerah, pemerintah daerah serta hubungan pusat dan daerah. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan siap menambah pasukan di Papua jika dirasa masih kurang.

Penegasan ini terkait masih terjadinya teror atau serangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua terhadap masyarakat di sana.

Seperti baru-baru ini KKB Papua menembak mati seorang anggota tim medis di Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (22/5/2020).

Beda Tanggal 1 Juli 2020 Hari Bhayangkara ke-74 dan Hari Kemerdekaan Papua Barat Diklaim KKB Papua

Apes, Anggota KKB Papua Tertembak Pistol Sendiri tapi Tetap Kembali ke NKRI

KKB Papua yang Tembak dan Mutilasi Warga Ternyata Bagian Tokoh Goliat Tabuni, Ini Rekam Jejaknya

Lalu, KKB Papua juga menembak mati warga sipil bahkan memutilasi jasadnya pada Jumat (29/5/2020) di Jalan Trans Papua Magataga, perbatasan Kabupaten Intan jaya.

Karena aksi teror itulah, penambahan pasukan tentu saja bertujuan untuk menjaga keamanan di sana dari serangan KKB Papua.

Meskipun demikian, Mendagri Tito Karnavian pun meminta agar para anggota KKB Papua segera kembali ke pangkuan NKRI.

Tito pun menjamin anggota KKB Papua yang kembali ke pangkuan NKRI tak akan ditindak secara hukum dan dijamin kesejahteraannya.

Kecuali, untuk mereka yang memang melanggar hukum.

"Daripada nanti bunuh orang sana, bunuh orang sini akhirnya, kemudian ya penegakan hukum harus kita lakukan.

"Bunuh orang, tembak orang, pasti akan ditegakkan hukum karena kita negara hukum," kata Tito melalui keterangan tertulisnya, Kamis (23/7/2020).

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada serentak tahun 2020 di wilayah Provinsi Jawa Timur, di Hotel JW Marriott, Jalan Embong Malang, Surabaya, Jumat (26/6/2020).
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada serentak tahun 2020 di wilayah Provinsi Jawa Timur, di Hotel JW Marriott, Jalan Embong Malang, Surabaya, Jumat (26/6/2020). (surabaya.tribunnews.com/sofyan arif candra sakti)

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Mendagri: Kalau Kurang Pasukan di Papua, Kita Tambah'

"Negara tidak boleh kalah dengan siapa pun juga pelanggar hukum, termasuk kelompok bersenjata ini.

"Kalau dia bunuh orang ya kita tegakkan, kalau kurang pasukan di organik yang ada di daerah (Papua) kurang ya kita tambah," ucap Tito Karnavian.

Tito menyebut, pemerintah menaruh perhatian besar dalam membangun dan mensejahterakan Papua.

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved