Breaking News:

Idul Adha

Jelang Hari Raya Idul Adha 2020, DKP3 Kota Tangerang Selatan Siapkan 54 Dokter Hewan

Saat ini DKP3 Kota Tangsel telah bekerjasama dengan puluhan dokter hewan untuk melakukan pengecekan kondisi kesehatan hewan kurban.

Warta Kota/Rizki Amana
Lapak penjualan hewan kurban di Jalan Aria Putra, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (22/7/2020). Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyiapkan 54 dokter hewan yang akan memantau kondisi kesehatan hewan kurban. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN - Sembilan hari menjelang Hari Raya Idul Adha 2020, pedagang hewan kurban menggelar lapaknya di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Para pedagang hewan kurban yang ditemui Warta Kota mengakui penjualan menurun akibat kondisi pandemi Covid-19.

Sandra Larasari, Kepala Seksi Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangsel, mengakui penurunan jumlah lapak penjualan hewan di wilayahnya.

Lapak hewan kurban milik Munawir di Jalan Aria Putra, Ciputat, Tangerang Selatan.
Lapak hewan kurban milik Munawir di Jalan Aria Putra, Ciputat, Tangerang Selatan. (Wartakotalive.com/Rizki Amana)

"Kami melihat lapak-lapak berkurang dibandingkan tahun lalu. Mungkin karena pembelian berkurang," kata Sandra Larasari kepada Wartakotalive.com, Rabu (22/7/2020).

Saat ini DKP3 Kota Tangsel telah bekerjasama dengan puluhan dokter hewan untuk melakukan pengecekan kondisi kesehatan hewan kurban.

Langkah tersebut dilakukan demi memastikan kesehatan hewan di tengah pandemi Covid-19.

Pemantauan kesehatan hewan kurban oleh Sudin KPKP Jakarta Timur, Senin (20/7/2020). Sudin KPKP Jakarta Timur menyarankan warga untuk membeli hewan kurban melalui daring atau online sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.
Pemantauan kesehatan hewan kurban oleh Sudin KPKP Jakarta Timur, Senin (20/7/2020). Sudin KPKP Jakarta Timur menyarankan warga untuk membeli hewan kurban melalui daring atau online sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

"Ada 54 dokter hewan swasta yang bekerjasama dengan kami. Saat pemotongan hewan kurban, para dokter ini akan memantau kesehatan hewan kurban," jelas Sandra Larasari.

Dari hasil pengecekan di lapak pedagang hewan kurban, sejauh ini DKP3 tidak mendapati adanya hewan dalam kondisi sakit parah yang dijual pedagang.

"Hewan kurban cuma kelelahan saja. Mungkin saat dipindahkan dari kandang ke tempat penjualan," ucap Sandra Larasari.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved