Breaking News:

Dikhawatirkan Bakal Tambah Kasus Positif, Ketua DPRD Kota Bekasi Minta Kegiatan CFD Dihentikan Dulu

Diambil secara acak, dari situ delapan reaktif dua positif. Kalau yang hadir 5 ribuan bisa lebih kalau terus diacak itu

Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi dipadati warga, pada Minggu (19/7/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Ditemukannya dua pengunjung di kawasan bebas kendaraan atau Car Free Day di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, yang terkonfirmasi positif corona membuat pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bekasi geram.

Mereka pun mendesak Pemerintah Kota Bekasi menghentikan dulu kegiatan CFD.

Ketua DPRD kota Bekasi, Chairoman Juwono Putro mengatakan virus corona sangat mudah menyebar di area kerumunan.

“Ini ditemukan ada dua positif warga yang ikut CFD, harusnya dihentikan kegiatan itu,” kata Chairoman, pada Kamis (23/7/2020).

Chairoman meminta Pemerintah Kota Bekasi melakukan langkah langkah evaluasi terkait kegiatan itu.

Sebab, dikhawatirkan akan banyak penambahan kasus dari kegiatan CFD.

“Pemkot kan sediakan 500 alat rapid test buat warga di area CFD. Diambil secara acak, dari situ delapan reaktif dua positif. Kalau yang hadir 5 ribuan bisa lebih kalau terus diacak itu,” jelas Chairoman dari fraksi PKS.

Sementara Anggota DPRD Kota Bekasi dari fraksi PDIP, Nicodemus Godjang mengungkapkan hal serupa
Untuk itu sementara semua kegiatan yang menghadirkan massa harusnya agar ditiadakan.

“Harusnya itu tidak boleh, karena kerumunan ini mudah penyebarannya. Apalagi sudah kedapatan ada dua positif corona, harsunya dihentikan CFD,” ujarnya.

Nicodemus menilai menggelar CFD di tengah pandemi Covid-19 tidak ada urgensinya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved