Breaking News:

Berita Politik

Cerita Presiden Joko widodo yang Rindu Dikritik Fahri Hamzah

Kerinduan Presiden Jokowi itu diungkapkan saat dirinya melakukan pertemuan dengan Partai Gelora di Istana Kepresidenan.

BIRO PERS SATPRES
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua DPR Bambang Soesatyo dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat bertemu pimpinan DPR di Istana Kepresidenan, Senin (23/9/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Fahri hamzah sejak beberapa waktu dikenal sebagai tokoh yang gemar memberikan kritiknya kepada pemerintahan.

Tepatnya ketika ia menjadi politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan angota DPR RI.

Semenjak keluar dari PKS yang merintis pembentukan Partai Gelora bersama Anis Matta, kritiknya sedikit mereka.

Ia hanya sesekali saja menanggapi isu krusial sekaligus memberikan pandangannya terhadap kebijakan pemerintah.

Siapa sangka Presiden Joko Widodo (Jokowi) rupanya rindu dikritik Fahri Hamzah yang merupakan mantan Wakil Ketua DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gelora.

Kabar Duka dari Fahri Hamzah Sang Ayah Meninggal, Terakhir Minta Diantar Pulang ke Sumbawa

Fahri Hamzah Tanggapi Kabar Dirinya akan Menjadi Kepala KSP Gantikan Moeldoko

 Kerinduan Presiden Jokowi itu diungkapkan saat dirinya melakukan pertemuan dengan Partai Gelora di Istana Kepresidenan, Senin (20/7/2020).

Pertemuan itu dihadiri oleh delegasi Dewan Pimpinan Nasional Partai Gelora Indonesia dipimpin ketua umumnya, Anis Matta.

Kemudian, ada juga Fahri Hamzah, Bendahara Umum Ahmad Relyadi, Sekretaris Jenderal Mahfudz Siddiq, serta beberapa Ketua Bidang seperti Deddy Mizwar dan Ratih Sanggarwati.

Anggota DPRD Sumut Kiki Handoko Sembiring Resmi Jadi Tersangka Pemukulan Dua Polisi di Kelab Malam

Misteri Sidik Jari dan Temuan Rambut dalam Kasus Kematian Editor Metro TV Yodi Prabowo

Berdasarkan keterangan tertulis dari Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfudz Siddiq, Kamis (23/7/2020), saat awal pertemuan, Anis Matta menyampaikan bahwa Partai Gelora Indonesia sudah resmi menjadi partai politik.

Ini berkat keluarnya Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) pada 2 Juni lalu.

Halaman
123
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved