Breaking News:

Virus Corona jabodetabek

Anggota DPRD Kota Bekasi Sebut Saat Pandemi Covid-19, CFD Tidak Penting

Nicodemus menilai menggelar CFD di tengah pandemi Covid-19 tidak ada urgensinya. Sebab menimbulkan massa bergerombol dan berpotensi penularan Covid.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Suasana car free day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kota Bekasi menghentikan kegiatan car free day (CFD) di Jalan Ahmad Yani.

Desakan dihentikan kegiatan CFD tiap hari Minggu itu menyusul ada dua pengunjung terkonfirmasi positif corona.

Anggota DPRD Kota Bekasi dari fraksi PDIP, Nicodemus Godjang, meminta untuk itu sementara semua kegiatan yang menghadirkan massa harusnya agar ditiadakan. Termasuk CFD

"Harusnya itu tidak boleh, karena kerumunan ini mudah penyebarannya. Apalagi sudah kedapatan ada dua positif corona, harsunya dihentikan CFD," ujarnya.

Nicodemus menilai menggelar CFD di tengah pandemi Covid-19 tidak ada urgensinya.

Sebab menimbulkan massa yang bergerombol dan berpotensi penularan Covid-19 di area tersebut.

Komplotan Begal Sadis Tanjung Duren Akui Wilayah Depok Jadi Lokasi Penjualan Barang Hasil Curian

Bek Inter Milan tak Puas Melihat Timnya Cuma Main Imbang 0-0 dengan Fiorentina

Jikapun diterapkan protokol kesehatan seperti masker dan cek suhu tubuh, akan tetapi banyaknya pengunjung CFD petugas sulit melakukan pengawasannya.

"Di situ kan engga tahu ternyata ada warga kategori orang tanpa gejala (OTG). Itu malah cepat melakukan penyebaran virus," kata Nico.

Nico berpendapat Pemkot Bekasi seharusnya fokus gencar melakukan upaya memutus mata rantai Covid-19. Digelarnya CFD, justru membuat panjang pekerjaan dalam memutus mata rantai Covid-19.

"Kita engga tahu yang positif ini kontak sama siapa saja di area CFD itu kan ya. Sulit lacaknya, makin sulit memutus mata rantai. Segera stop, tidak ada urgensinya juga tidak ada keterkaitan kegiatan ekonomi juga," tandasnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved