Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Ketua RW Bantah Klaster Covid-19 di Wijaya Kusuma Karena Acara Tahlilan

"Saat ini mayoritas yang kena itu ibu-ibu. Sedangkan tahlilan kan yang ikut bapak-bapak," jelas Basri ditemui di Pos RW05, Rabu (22/7/2020).

WARTA KOTA/DESY SELVIANY
Muhammad Basri, Ketua RW 05 Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, ditemui di Posko RW, Rabu (22/7/2020). Sebanyak 29 warga Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dinyatakan positif Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, GROGOL PETAMBURAN - Ketua RW 05, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Muhammad Basri menampik penularan Covid-19 di wilayahnya dampak dari tahlilan. 

Menurut Basri, mayoritas warga yang dinyatakan positif Covid-19 merupakan warga yang tidak ikut dalam tahlilan. 

Basri mengakui bahwa warga di wilayahnya sempat mengadakan tahlilan. Namun tahlilan itu bukan di rumah jenazah protap Covid-19.

"Saat ini mayoritas yang kena itu ibu-ibu. Sedangkan tahlilan kan yang ikut bapak-bapak," jelas Basri ditemui di Pos RW05, Rabu (22/7/2020).

Sehingga kata Basri, tahlilan tidak dapat dijadikan penyebab utama penularan Covid-19.

Namun setelah tahlilan, satu anggota keluarga di rumah duka ternyata terdeteksi Covid-19.

Hal itu diketahui, saat satu anggota keluarga itu sempat alami muntah berdarah. Setelah diperiksa di puskesmas, warga itu ternyata positif Covid-19.

Saya dapat informasi satu kasus konfirmasi positif Covid-19 Selasa (14/7/2020) lalu.

Akhirnya, pihak kelurahan memutuskan melakukan tracing dan mengadakan swab masal.

Hasilnya RT01 dan RT02 menjadi dua kawasan yang diwajibkan jalani tes swab. Targetnya 100 warga mengikuti tes swab masal itu.

Halaman
12
Penulis: Desy Selviany
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved