Breaking News:

Pilkada Depok

Rama Pratama Sesumbar Bikin Poros Baru di Pilkada Depok

Ide ini dikatakan Rama muncul lantaran dirinya melihat adanya dua nama calon Wali kota Depok yang berasal dari petahana yakni Mohammad Idris dan Pradi

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Rama Pratama 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Gagal mencalonkan diri sebagai bakal calon wali kota Depok 2020 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Rama Pratama akan membangun poros baru di Pilkada Depok 2020.

Ide ini dikatakan Rama muncul lantaran dirinya melihat adanya dua nama calon Wali kota Depok yang berasal dari petahana yakni Mohammad Idris dan Pradi Supriatna.

Idris diketahui saat ini masih menduduki kursi sebagai Wali Kota Depok bersama Wakilnya Pradi Supriatna sejak Februari 2016 lalu.

Dengan munculnya kedua nama yang berasal dari partai politik yang berbeda, Rama mengatakan harus ada perubahan dari sisi calon pemimpin warga Kota Belimbing ini.

70 Atlet Kota Bogor Tergabung di Tim Porda Jawa Barat, KONI Kota Bogor Optimistis Raih Prestasi

Tidak Pakai Masker, Ratusan Warga Jakarta Selatan Terjaring Razia Ok Prend

Seperti diketahui, Jumat (17/7/2020) lalu PDI Perjuangan resmi mengeluarkan surat keputusan (SK) yang menuliskan nama Pradi Supriatna sebagai bakal calon wali kota Depok bersama Afifah Alia sebagai wakil wali kota Depok.

Sementara Idris, dikabarkan akan dipinang PKS, partai yang pada Pilkada 2015 lalu berhasil meraih kemenangan dan menjadikan Idris sebagai orang nomor satu di Kota Depok.

“Jadi, siapa calon yang ditawarkan publik Depok, yaitu Idris dan Pradi. Di sini kemudian saya sebagai tanggung jawab moral, saya juga bergerak berdasarkan aspirasi masyarakat kalau kota ini butuh perubahan. Maka, poros alternatif ini perlu,” papar Rama Pratama saat dihubungi Warta Kota, Rabu (22/7/2020).

Poros baru yang akan dibentuknya ini, dikatakan Rama sangat relevan demi terciptanya perubahan di Kota Depok yang dinilainya stagnan selama kepengurusan Idris - Pradi.

Ada 3 Oknum PNS Pemkot Tangerang yang Terlibat Kasus Penipuan Penerimaan PNS

2 RW di Kecamatan Matraman Masih Kategori Zona Merah Virus Corona

Jika keduanya saling berhadapan di Pilkada yang direncanakan berlangsung pada 9 Desember 2020, Rama menilai warga Depok hanya ditawarkan hal itu-itu saja oleh kedua calon wali kota tersebut.

Sehingga, harapan warga Depok yang menginginkan adanya perubahan di kota berjuluk sejuta maulid ini tinggal lah harapan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved