Breaking News:

Perang AS Vs Iran

Orang Nomor 2 Iran Tewas, Ayatollah Ali Khamenei Kembali Ancam AS, Ini 5 Fakta Kekuatan Militer Iran

Ancaman itu masih buntut dari serangan drone AS yang menewaskan Komandan Pasukan Elit Quds Qasem Soleimani.

Editor: Fred Mahatma TIS
cnn
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei 

WARTAKOTALIVE.COM, TEHERAN – Sebuah peringatan pembalasan kembali dilontarkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei kepada Amerika Serikat (AS).

Pemimpin Tertinggi Iran itu memperingatkan bahwa AS akan melihat pembalasan dari Iran.

Tak lain tak bukan, ancaman itu masih buntut dari serangan drone AS yang menewaskan Komandan Pasukan Elit Quds Qasem Soleimani pada Jumat, 3 Januari 2020, di Bandara Internasional Baghdad, Irak.

Disebut-sebut, Jenderal Qasem Soleimani merupakan orang kedua di Iran setelah Khamenei.

Hal itu disampaikan Khamenei ketika bertemu Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi di Teheran, Selasa (21/7/2020), 

Bantu Bunuh Jenderal Qasem Soleimani, Agen Rahasia yang Jadi Mata-mata AS Ini Akan Dieksekusi Iran

Donald Trump Keluarkan Izin AS Bunuh Komandan Pasukan Quds Qasem Soleimani Sejak 7 Bulan Lalu

Dikutip dari RT, Selasa, itu merupakan perjalanan pertama Khadimi ke luar negeri sejak menjabat pada Mei lalu.

Selama pembicaraan, Khamenei menekankan bahwa kehadiran AS di Irak adalah sumber kerusakan dan kehancuran yang sedang berlangsung.

Dia mengutip pembunuhan Soleimani awal tahun ini di Baghdad sebagai contohnya.

"Mereka membunuh tamu Anda di rumah Anda dan secara terbuka mengakui kejahatan tersebut," kata Khamenei kepada Khadimi.

Dia menambahkan, AS dan agen-agennya selalu mencari kekosongan kekuasaan di wilayah tersebut untuk menciptakan kekacauan dan membuka jalan bagi intervensi mereka.

Operasi AS Bunuh Komandan Pasukan Quds Qasem Soleimani Dibantu Intelijen Israel

FOTO-FOTO Drone AS Tembak Qasem Soleimani, Anggota Tubuh Jenderal Iran Banyak yang Hilang

Ketegangan AS vs Iran

Pembunuhan Soleimani membuat ketegangan antara AS dengan Iran semakin meningkat dan sangat berpotensi menimbulkan perang AS Vs Iran.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved